BALIKPAPAN – Perbaikan wajah Pasar Pandansari tak bisa sendiri, melainkan harus melibatkan berbagai OPD terkait. Penataan gedung dan lapak diserahkan kepada Dinas Perdagangan. Sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) membantu perbaikan dari sisi infrastruktur jalan dan drainase.

Kepala Dinas PU Andi Yusri Ramli menjelaskan, pihaknya bertugas melakukan pekerjaan infrastruktur. Seperti pembersihan drainase untuk pengangkatan sedimen. “Kemudian ada perbaikan di sekitar jalan utama seperti trotoar rusak atau jalan berlubang,” ujarnya.

Sementara ini, Dinas PU telah melakukan pendataan perbaikan untuk persiapan pelaksanaan. Ada pun perbaikan ini akan diusulkan dalam APBD Perubahan. Sehingga, target pengerjaan baru bisa dilakukan mendekati akhir tahun. Namun, dia meyakini tak ada kendala untuk perbaikan infrastruktur tersebut.

Mengingat nilai perbaikan yang tidak begitu besar. “Jadi, tidak perlu proses lelang dan bisa cepat ditangani,” katanya. Dia menjelaskan, nilainya yang diusulkan dalam APBD perubahan kecil. Sebab, hanya untuk perbaikan jalan berlubang, serta pengecoran halaman pasar yang saat ini masih banyak genangan air.

“Nilainya tidak lebih dari Rp 200 juta. Tapi nanti bervariasi,” sebutnya. Ada tiga bidang di Dinas PU yang terlibat dalam pembenahan Pasar Pandansari. Misalnya, untuk drainase dilakukan bidang sumber daya air (SDA) dan drainase.

Sedangkan untuk perbaikan halaman pasar akan masuk dalam bidang gedung pemerintah. “Serta perbaikan jalan utama masuk bidang jalan dan jembatan,” ucapnya. Dia membagi-bagi tugas sesuai kewenangan bidang masing-masing agar bisa segera dilakukan perbaikan. (gel/ms/k15)