Pedangdut Ayu Ting Ting mengaku sudah memaafkan pelaku penghina anaknya, yakni Kartika Damayanti. Kendati demikian, dia bersikukuh membawa permasalahan itu ke jalur hukum. Ayu tidak mau mencabut laporannya terhadap pemilik akun @gundik_empang tersebut.

Menurut dia, apa yang dilakukan Kartika sudah kelewat batas. Apalagi, Kartika aktif mengungkapkan kebencian hingga menghina Ayu dan keluarga di media sosial sejak 2017. Pelantun tembang Alamat Palsu tersebut ingin memberikan efek jera kepada hater-nya.

”Karena anak nomor satu. Jadi, kalau ada yang menyangkut Bilqis, saya harus bertindak,” tegas Ayu saat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya (31/8).

Mantan istri Henry Baskoro Hendarso itu datang dengan didampingi tim kuasa hukumnya. Kehadiran mereka di sana, rupanya, juga untuk menyerahkan sejumlah bukti yang bisa menguatkan laporannya. Dan segera menyeret Kartika mendekam di hotel prodeo.

Ada lima lembar bukti hasil tangkapan layar tulisan Kartika yang berbau penghinaan. ”Tulisannya banyak sekali, tapi baru diajukan sepuluh tulisan yang kami anggap paling penting,” tutur Minola Sebayang.

Dia tak menutup kemungkinan bakal menyangkakan perbuatan Kartika dengan pasal tambahan. Namun, untuk saat ini, pihaknya fokus menjerat Kartika dengan pasal 315 terkait dugaan penghinaan. ”Dalam proses penyidikan bisa saja berkembang dengan pasal 311 tentang fitnah. Kita lihat saja,” jelas Minola.

Ayu melaporkan Kartika ke pihak yang berwajib pada 20 Agustus lalu. Salah satu tulisan Kartika yang membuat Ayu naik pitam adalah menyebut putri semata wayangnya sudah tidak lagi perawan.

Orang tua Ayu, Umi Kalsum dan Abdul Rozak, juga sempat menyantroni rumah Kartika di Bojonegoro, Jawa Timur. Namun, mereka tidak berhasil bertemu lantaran Kartika tengah bekerja di luar negeri sebagai TKI sejak tujuh tahun lalu. (shf/c13/ayi)