Putra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean, terlibat masalah hukum. Dia dipolisikan oleh selebgram Ayu Thalia atas dugaan penganiayaan. Melalui kuasa hukumnya, Sean membantah tudingan yang mencoreng citra baik dirinya serta keluarga besarnya itu.

’’Terkait berita yang beredar mengenai saya (Sean, Red), hal tersebut adalah fitnah yang sangat keji,’’ kata Ahmad Ramzy membacakan pesan dari Sean di Polda Metro Jaya (31/8). Dia menuturkan bahwa Sean tidak mendorong hingga membuat Thalia terjatuh dari dalam mobil. Melainkan Thalia-lah yang menjatuhkan diri hingga membuat kakinya terluka. Namun, Ramzy belum bisa memastikan kronologi kejadiannya secara detail.

Yang pasti, tegas dia, tidak ada percekcokan di antara keduanya saat peristiwa itu berlangsung. ’’Nggak ada pertengkaran. Sean meminta Thalia untuk keluar dari mobil. Jadi, nggak ada mendorong atau menganiaya,’’ ujarnya. Ramzy menyatakan bahwa kliennya itu memiliki bukti berupa video guna mendukung pernyataannya. Bahkan, Sean telah melayangkan ultimatum kepada Thalia untuk segera meminta maaf dalam kurun waktu 1 x 24 jam. Jika tidak, pihaknya tidak segan-segan akan melaporkan balik Thalia hari ini.

’’Mungkin kalau tidak ada iktikad baik. Kami ada bukti video yang memang tidak bisa ditunjukkan sekarang,’’ tutur Ramzy. Kepadanya, Sean juga membantah memiliki hubungan spesial dengan Thalia. Hubungan mereka disebut hanya sebatas teman. Sean memang sering mendatangi showroom mobil tempat Thalia bekerja yang merupakan milik rekannya, Rudy Salim. ’’Mereka cuma teman. Tidak ada pacaran, ada PDKT. Tidak benar itu semua,’’ tegas Ramzy.

Bukti laporan Thalia ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, beredar luas di media sosial. Dalam isi surat tersebut, Thalia mengalami kekerasan itu saat keduanya tengah membahas hubungan mereka di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada 27 Agustus lalu. (shf/c17/ayi)