Politisi Partai Golkar Hasanuddin Mas'ud diduga terlibat dalam kasus utang piutang. Hal tersebut berdasarkan laporan dari seorang pengusaha bernama Irma Suryani. Ia melaporkan Hasanuddin Mas'ud dikarenakan merugikan dirinya sebesar Rp 2,7 miliar.

Nah, masa depan Hasanuddin Mas'ud di partai beringin itu sedang sedang diuji. Wakil Ketua Pertimbangan Golkar Kaltim Syarifuddin Ghairah, Minggu (15/8) kepada wartawan mengatakan saat ini pihaknya menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Sebab saat ini pihaknya mengutamakan asas praduga tak bersalah atas kasus menimpa Hasanuddin Mas'ud. "Nanti kalau sudah dari pihak penyidik, sudah ada statusnya sudah tersangka, nanti baru organisasi bisa mengambil tindakan. Kalau sementara bergulir hanya delik aduan, organisasi karena berpijak pada masalah politik ya gak bisa. Itu diserahkan ke ranah hukum," ucapnya.

Nantinya jika ditetapkan sebagai tersangka, maka pihaknya akan bertindak lebih lanjut. Bisa saja akan ada sanksi jika telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia mencontohkan kasus mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. Setelah ditetapkan tersangka maka otomatis Rita Widyasari dicoret sebagai anggota partai beringin.

"Tidakan itu harus dari pusat, DPP yang mengeluarkan keputusan. Dilihat levelnya. Iya anggota saja, anggota fraksi atau DPRD, setelah juga melaporkan menyampaikan pertimbangannya ke DPP," ucapnya. (pr)