SAMARINDA–Tahun ini dua kantor kelurahan dibangun Pemkot Samarinda, yakni kantor Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, di Jalan AW Sjahranie, dan kantor Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu di Jalan P Suryanata. Masing-masing gedung dianggarkan Rp 2,3 miliar, dikerjakan sejak akhir Juli, dan ditargetkan rampung akhir tahun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda Hero Mardanus Satyawan mengatakan, lelang yang dimulai sekitar akhir Juni itu berakhir dengan penandatanganan kontrak pada akhir Juli lalu. “Harapannya akhir tahun sudah bisa selesai dan bisa langsung difungsikan,” ucapnya.

Terkait lokasinya, untuk kantor Kelurahan Bukit Pinang menggunakan lahan eks terminal penyangga di Jalan P Suryanata yang sempat mangkrak bertahun-tahun. Sedangkan kantor Kelurahan Sempaja Barat berada di Jalan AW Sjahranie, tidak jauh dari lokasi menyewa saat ini.

Dia menambahkan, selama ini pihaknya selalu mengajukan untuk pembangunan kantor kelurahan, tetapi keterbatasan anggaran membuat pembangunan tidak bisa dipenuhi seluruhnya. Belum lagi masalah ketersediaan lahan hingga sosial kerap membuat pembangunan terhambat. “Bahwa kantor yang kami bangun itu sudah dipastikan kepemilikan lahannya, yakni milik pemkot,” jelasnya.

Sebagai informasi, hingga kini masih ada delapan kelurahan tidak punya gedung mandiri, statusnya masih mengontrak. Antara lain Kelurahan Bandara, Kelurahan Bukit Pinang, Kelurahan Sempaja Timur, Kelurahan Sempaja Barat, Kelurahan Budaya Pampang, Kelurahan Tenun, Kelurahan Mangkupalas, dan Kelurahan Gunung Panjang. Terbangunnya dua kantor kelurahan tersebut menyisakan enam kantor lainnya yang menanti proses pembangunan. (dns/dra/k8)