Dari rencana 1.700 sambungan, hingga Agustus sudah hampir 800 sambungan baru terpasang bagi MBR di Manggar. Ditargetkan sambungan tuntas November.

 

BALIKPAPAN- Pemerintah Balikpapan kembali merealisasikan rencana ketersediaan air bersih di sekitar Kelurahan Manggar, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, program MBR air bersih merupakan salah satu visi-misi pemerintah kota yang diimplementasikan oleh OPD, dalam hal ini PDAM Balikpapan yang menyiapkan air bersih bagi warga yang tidak mampu.

“Tugas kita memang melayani masyarakat. Air bersih menjadi kebutuhan pokok bagi warga yang harus kita sediakan,” ujar Rahmad di sela-sela peresmian program MBR air bersih di wilayah Kelurahan Manggar, Sabtu (7/8).

Menurut Rahmad, pihaknya memang mengharapkan sekali ketersediaan kebutuhan air bersih bisa merata.

“Dari 1.700 rencana pemasangan, sudah terealisasi 786 sambungan. Diharapkan pada November mendatang sudah tuntas semua untuk pemasangan sambungan air bersihnya,” kata Rahmad.

Pada tahun 2022, Pemkot kembali menargetkan ada 1.500 sambungan baru, dan ini komitmen pemkot. Jajaran PDAM juga harus berpikir ulang bagaimana penyediaan bahan baku air bersih.

Selama ini, untuk penyediaan air baku selain Waduk Manggar, juga ada Waduk Teritip, PDAM Balikpapan juga bersandar dari beberapa sumur air dalam.

Dirut PDAM Balikpapan, Haidir Effendi mengatakan, program MBR pada 2021 total yang diusulkan untuk kota Balikpapan 1.200 KK di 11 Kelurahan.

“Realisasi pemasangan hingga hari ini 786 sambungan rumah atau 50 persen dari target yang kita rencanakan pada 2021,” tutupnya. (aji/ms/k15)