PENAJAM–Sepekan lagi menjadi hari paling istimewa bagi seluruh rakyat di Indonesia. Ya, 17 Agustus menjadi momen peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Bahkan, Presiden Joko Widodo pun sempat berencana menggelar upacara 17 Agustus di Kecamatan Sepaku, PPU, yang notabenenya calon ibu kota negara (IKN) masa depan. Namun menimbang masifnya penyebaran Covid-19, kegiatan tersebut sepertinya sulit direalisasikan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setkab Penajam Paser Utara (PPU) Daud mengatakan, upacara peringatan hari kemerdekaan akan dilaksanakan secara virtual dari Istana Negara. Itu berdasarkan edaran mendagri, upacara dilakukan di tempat masing-masing setelah itu virtual mengikuti yang di istana.

"Kalau tahun lalu unsur FKPD diundang oleh bupati untuk upacara bersama. Tahun ini berdasarkan surat mendagri upacara dilakukan di kantor masing-masing," paparnya.

Disinggung soal rencana upacara presiden di calon IKN yang baru, hingga kemarin diakuinya belum menerima surat resmi terkait hal tersebut. Namun, dua bulan lalu, kata Daud, ketika mereka kedatangan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, sempat disampaikan ihwal rencana upacara di IKN.

"Tempo hari memang wacananya seperti itu (upacara presiden di IKN), dua bulan lalu, saat kunjungan Menteri Bappenas disampaikan seperti itu. Jadi kami ini siap-siap saja menunggu kepastian," kata Daud.

Namun, dengan terbitnya surat Kemendagri tersebut, hampir bisa dipastikan upacara peringatan hari kemerdekaan RI tahun ini bakal berlangsung dalam jaringan. Seluruh daerah, termasuk PPU, bakal mengikutinya dari kantor masing-masing.

"Di suratnya menteri, masing-masing FKPD dari kantor. Misalnya, Pak Dandim ikut upacara dari kantornya lewat virtual, Pak Kapolres juga dari kantornya," tutup pria yang pernah menjadi kabag umum pada Sekretariat DPRD PPU tersebut. (asp/dwi/k8)