PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Mengatasi kebutuhan sumber daya manusia dalam penanganan Covid, pemerintah turut menggandeng relawan. Mereka bergerak di setiap daerah untuk membantu kerja pemerintah.

Koordinator Tim Relawan Satgas Penanganan Covid-19 Andre Rahadian mengatakan, secara nasional terdapat 25.556 relawan yang tersebar di 34 provinsi dan 417 kabupaten/ kota. Khusus di Kaltim tercatat 187 relawan, mereka semua koordinator di delapan kabupaten/kota.

Ada dua kabupaten/kota di Kaltim yang belum memiliki relawan. Namun dicover oleh organisasi massa hingga organisasi kemasyaratan dan pemuda (OKP) yang bekerja sama relawan dibawah satgas. “Pendekatan yang kita lakukan bagi daerah tidak memiliki relawan, kita kerjasama dengan ormas,” sebutnya.

Contohnya pada 2020, Pemuda Pancasila sangat aktif dan banyak kegiatan didukung beberapa lembaga usaha. “Cara ini akan kita replikasikan lagi tahun ini,” ucapnya. Pihaknya juga bekerja sama dengan Kemendikbud untuk menggerakan relawan dari mahasiswa kedokteran dan keperawatan yang berada di semester akhir.

Mereka bisa menjadi relawan medis seiring dengan peningkatan tempat tidur, kamar baru, dan fasilitasi isoman. Tenaga medis menjadi langka dan cukup dibutuhkan. “Kita coba kerja sama untuk membolehkan mahasiswa menjadi relawan. Nakes akan membantu di isoter, melakukan tracing, hingga membantu vaksinasi,” jelasnya.

Sehingga dia mengimbau kepada pemerintah daerah, baik kegiatan hulu dan hilir bisa bekerja sama dengan organisasi relawan. Mulai dari komunikasi, membuka hotline, dan kerja sama BPBD. Satgas Penanganan Covid-19 sudah membentuk pendaftaran sistem manajemen informasi dan relawan.

“Ada data nama, kontak, email dan alamat setiap relawan. Jadi ketika pemkot, pemprov, dan dinas butuh relawan bisa akses data kita,” tuturnya. Melihat data relawan yang ada di daerah beserta keahlian mereka, dan mengundang relawan berpartisipasi dalam kegiatan penanganan.

Andre mengakui, data ini dibentuk dalam masa covid. Namun diharapkan juga bisa digunakan BNPB di masa mendatang. Ada relawan terdata dan terstruktur. “Ini yang bisa kita bantu, kalau butuh relawan baik hulu dan hilir. Mereka bertugas dari memberikan edukasi, tracing, dan vaksinasi bisa dari relawan,” tutupnya. (gel)