Wacana pembangunan akses jalan dari Jonggon Desa, Loa Kulu, Kukar, menuju ibu kota negara (IKN) gencar digaungkan. Bahkan, agenda tersebut sudah masuk rencana tata ruang tahun 2021/2041. Jika terealisasi, pembangunan akses tersebut akan menghidupkan gairah ekonomi masyarakat sekitar.

 

TENGGARONG–Anggota Komisi III DPRD Kukar Ahmad Yani mendukung penuh rencana pembangunan akses jalan dari Jonggon Desa ke IKN. Menurut dia, pembangunan akses jalan tersebut akan memberi efek positif kepada warga sekitar, terutama warga Jonggon Desa.

Kendati demikian, Ahmad Yani menyebut, proses pembangunan tentu tidak akan mudah. Sebab, akses yang akan dibangun itu saat ini milik perusahaan ITCI Hutani Manunggal (IHM). Tentunya ada beberapa langkah yang harus disiapkan untuk melakukan negosiasi dengan pihak perusahaan.

“Sejauh yang saya pahami akses yang ada saat ini sepenuhnya milik IHM, itu pun jadi akses utama perusahaan. Pertanyaannya apakah pemerintah nantinya membangun jalan persis di jalan milik IHM atau membangun jalan baru. Tentu ini harus dinegosiasikan dengan pihak terkait untuk mendapatkan titik temu,” ungkap Ahmad Yani.

Ahmad Yani menambahkan, saat ini yang masih menjadi pertanyaan adalah perihal proyek pembangunan akses jalan tersebut jadi wewenang siapa? “Apakah diambil langsung oleh pemerintah pusat atau melalui pemerintah daerah. Ini juga yang sedang kita tunggu,” imbuhnya.

Terkait nilai positif dari pembangunan jalan tersebut tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Terutama masyarakat Jonggon Desa dan Sepaku yang akan dilewati pembangunan jalan itu.

“Pembangunan jalan bisa membantu masyarakat sekitar meningkatkan ekonomi mereka. Sebab pembangunan jalan jelas akan memerlukan tenaga kerja. Selain itu dengan adanya pembangunan jalan masyarakat yang memiliki usaha kecil seperti warung sembako dan warung makan akan terbantu dengan adanya proyek pembangunan jalan itu,” ucap dia.

Ahmad Yani berharap, rencana pembangunan jalan tersebut bukan sebatas omongan. “Harus ada realisasi, karena pembangunan jalan ini sangat strategis. Terutama akses lintas provinsi bisa semakin dekat, pun demikian akses ke IKN dari Kukar bisa ditempuh dengan singkat,” pungkasnya. (don/kri/k8)