BALIKPAPAN-Jajaran Kodam VI/Mulawarman meninjau langsung tempat isolasi pasien Covid-19. Yakni Asrama Embarkasi Haji, pada Senin (26/7). Kunjungan itu dipimpin Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Heri Wiranto.

Heri mengatakan, tujuan kunjungan itu agar pihaknya bisa memantau langsung. Bagaimana kondisi wilayah tersebut secara umum. “Karena memang kami diminta untuk meyakinkan isolasi terpusat yang disiapkan masing-masing daerah. Apalagi kita sekarang sudah masuk sebagai wilayah dengan PPKM Level 4,” ujarnya.

Dia mengatakan, faktanya untuk ruang isolasi di Kaltim juga bertambah. Yakni di Samarinda, Kukar, Sangatta, Kutim, Kubar, dan Penajam Paser Utara (PPU). Karena itu, lanjutnya, seluruh pihak harus mempersiapkan diri. Sesuai instruksi pemerintah pusat, khususnya daerah yang berada di luar Pulau Jawa.

Dirinya melihat, baik pemerintah daerah maupun TNI-Polri serta seluruh masyarakat, bersinergi menyiapkan itu semua. Melaksanakan semua instruksi dengan sebaik-baiknya. Agar penanganan pandemi Covid-19 bisa teratasi.

Ia menegaskan, akan berupaya semaksimal mungkin. Untuk mendukung upaya-upaya yang dilakukan Satgas Covid-19. Mengingat dirinya juga menjadi bagian di dalam satuan tersebut. Untuk meyakinkan, pelaksanaan protokol kesehatan berjalan maksimal.

Begitu pun pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang kini dijalankan, bisa berjalan optimal. “Yang terpenting kami harus memerhatikan ketersediaan ruang di rumah sakit, stok obat-obatan, dan isolasi terpusat yang tengah diupayakan,” paparnya.

Heri menyebut, saat dilakukan tracing atau tes kesehatan ditemukan ada yang positif Covid-19, bisa segera diisolasi secara terpusat. Agar bisa terkendali lebih baik.

Yang menjadi prioritas kini, imbuhnya, ialah program vaksinasi. Pihaknya berupaya sesegera mungkin menggelar vaksinasi kembali. Dengan harapan, stok vaksin bisa kembali diturunkan. Setelah itu, pergerakan masif vaksinasi bisa segera dilakukan.

“Saya yakin jika kita bersungguh-sungguh, ada sinergisitas dari semua pihak, dan tentu kesadaran masyarakat, ini bisa terwujud. Saya juga melihat, masyarakat Balikpapan mulai peduli, dengan tingginya animo mereka pada beberapa kegiatan vaksinasi,” pungkasnya. (*/okt/rom/k15)