PENAJAM - Hadirnya ibu kota negara (IKN) di sebagian wilayah Penajam Paser Utara tentunya bakal membawa banyak dampak positif. Itu diungkapkan Ketua Yayasan Pemekaran Kabupaten PPU Andi Yusuf didampingi Ketua Tim Pemekaran Harimuddin Rasyid saat menerima kunjungan dari Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Kaltim, Jumat (23/7)

Ya, agenda diskusi yang berlangsung secara dua arah tersebut terlaksana di Stadion Panglima Sentik Kilometer 9 Nipah Nipah, Kecamatan Penajam. Seluruh kegiatan pun tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk terus mendukung rencana pembangunan IKN baru di Sepaku," harap Andi Yusuf.

Sebab, lanjutnya pria murah senyum itu, pemindahan IKN ke daerah ini bakaldapat memajukan pembangunan dan meningkatkan perekonomian Kaltim, khususnya Kabupaten PPU. "Kami berharap segala permasalahan yang berhubungan dengan rencana pembangunan IKN baru, baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat segera diselesaikan, sesuai aturan hukum yang berlaku," sambungnya.

Pria yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara itu juga mengimbau, kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan terhasut oleh berita hoax atau berita yang menyesatkan di media sosial maupun media online. "Yang mana hal tersebut dapat memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Kaltim khususnya masyarakat PPU," harapnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh warga di Benua Etam untuk selalu mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dengan melaksanakan protokol kesehatan. Serta selalu menerapkan 5M demi memutus penyebaran Covid-19, sehingga perekonomian dapat kembali normal. "Mari bersama saling menjaga kerukunan dan keberagaman sosial budaya yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 serta berpedoman kepada Bhineka Tunggal Ika," pungkasnya. (pms/asp)