Harapan agar kompetisi Liga 1 musim 2021–2022 digelar terus digaungkan para pemain. Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) pun berharap kompetisi bisa segera bergulir.

Acting General Manager APPI Mohamad Hardika Aji menuturkan, jika kompetisi sudah memiliki konsep jelas dan protokol kesehatan yang ketat, seharusnya tidak ada kekhawatiran lagi. Piala Menpora 2021 bisa menjadi acuannya.

Turnamen pramusim yang dimenangi Persija Jakarta itu berjalan aman. Tidak ada pemain, pelatih, ofisial, maupun perangkat pertandingan yang terpapar virus korona. ”Kami akan berkomunikasi dengan aparatur pemerintah yang berkaitan dengan aktivitas di masa pandemi,” ungkapnya kepada Jawa Pos.

Menurut Aji, APPI berharap liga tak ditunda lagi. Sebab, seluruh pemain berkomitmen untuk patuh terhadap protokol kesehatan yang bakal diterapkan. Apalagi, saat ini hampir 100 persen pesepak bola di klub-klub Liga 1 sudah menerima vaksin dengan dua kali dosis. Terutama yang pernah tampil di Piala Menpora. ”Paling pemain-pemain baru yang belum main di Piala Menpora (yang belum divaksin),” ucapnya.

Menyikapi perkembangan terbaru, para pemain di naungan APPI mengadakan pertemuan virtual dan dihadiri pesepak bola profesional perwakilan dari setiap klub yang bermain di Liga 1 pada Jumat (23/7).

Presiden APPI Firman Utina menyatakan, tujuan mengumpulkan para pemain adalah agar lebih mengetahui kondisi dan menyerap aspirasi. ”Dari sini kami akan bergerak untuk menyampaikan aspirasi para pemain,” katanya.

Mantan gelandang timnas Indonesia itu melanjutkan, selain pemain Liga 1, para pemain di Liga 2 tak luput dari perhatian. Kondisi pemain di Liga 2 disebut memprihatinkan. Berbeda halnya dengan pesepak bola di Liga 1 yang rata-rata telah menandatangani kontrak berikut klausul di tiap-tiap kondisi. Karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya mengagendakan pertemuan virtual dengan pemain di Liga 2. (raf/c19/ali)