SAMARINDA - Universitas Mulawarman dan GO-JEK Indonesia kini tengah mengembangkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kedaireka. Program ini sudah melalui tahap konsultasi hingga tiga kali.

Dari konsultasi tersebut, program Kedaireka dapat dikelompokkan sebagai magang kerjakerja/praktek kerja, penelitian riset, tugas independen dan proyek kemanusiaan melalui formal skripsi dan mata kuliah pengayaan pilihan termasuk penyertaan KKN.

Untuk rekrutmen mahasiswa, alumni dan UMKM yang ingin gabung dalam MBKM program Kedaireka direncanakan mulai bulan Juli hingga Agustus 2021.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman Anton Rahmadi menjelaskan program MBKM ini Kedaireka untuk gerakan kuliner online menargetkan 5 Rukun Tetangga atau lebih dari 50 Kepala Keluarga (KK) di Samarinda Balikpapan dan Tenggarong.

"Dengan program economic resielience, online culiner comunity, marketing and packaging, initial capital funding," ujar Anton saat zoom meeting sosialisasi MBKM Kedaireka, 23 Juli 2021 lalu.

Adapun Digital kelompok usaha menargetkan 200 merchant baru di Samarinda, Tenggarong dan Balikpapan. Dengan program business chatbot, e and physical branding, GO digital, e business and improving network.

Selain merekrut mahasiswa dan dosen, MBKM Kedaireka akan juga akan lakukan rekrutmen UMKM Digitalisasi Souvenir dan Ghost Kitchen Pusat Kuliner Online serta Restoran Food Share. (mym)