LAMONGAN–Pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan menjalani vaksinasi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, Kamis (22/7). Setelah menjalani vaksinasi, mantan pelatih Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya itu berharap Liga 1 bisa segera bergulir.

“Saya kira itu juga yang penting. Sebentar lagi kita menjalani kompetisi. Dan itu adalah salah satu regulasi bahwa harus memiliki surat vaksin,” tutur Iwan kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Iwan pun mengajak seluruh pelaku sepak bola di Indonesia untuk melakukan vaksinasi. Memberi contoh bagi rekan-rekannya yang lain untuk ikut serta. Sebab, lanjut dia, vaksinasi ampuh untuk menekan persebaran virus korona. “Saya kira tidak perlu takut yang berlebihan. Karena kita tahu virus korona ini persebarannya sangat ekstrem,” imbuhnya.

Iwan mengaku tidak ingin Liga 1 berakhir pembatalan seperti tahun lalu. Beberapa kali PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyusun rencana. Namun, pada akhirnya tidak mendapatkan izin dari instansi terkait akibat pandemi masih merajalela. “Jadi, mudah-mudahan dengan kita bervaksin bisa membawa dampak yang baik untuk keseluruhan,” katanya.

Iwan mengungkapkan, sebelum melakukan vaksinasi, dirinya tak menampik sempat takut dan khawatir. Hal itu memengaruhi kondisi tensi darahnya yang tiba-tiba naik sebelum disuntik. Namun, pelatih asal Banda Aceh tersebut berupaya menenangkan diri hingga akhirnya selesai disuntik oleh petugas kesehatan.

“Tapi, ketika saya ditensi, yang biasanya saya normal, ternyata tekanan darah naik menjadi 140. Saya mencoba menenangkan diri. Tapi yang di dalam tidak bisa dibohongi. Ada stres dikit. Saya kira itu manusiawi,” paparnya. (ind/JPG/c17/ali/jpg/ndy)