SAMARINDA - Dalam sehari, Kamis (22/7/2021), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda melakukan evakuasi dua jenazah pasien isolasi mandiri ke rumah sakit IA Moeis untuk pemulasara.

Jenazah yang dievakuasi seorang laki-laki 50 tahun di Jl Ir Sutami dan perempuan 62 tahun di Jl Pangeran Antasari Gang Mansyur. Kedua jenazah direncanakan akan dilakukan pemakaman COVID-19 pada hari ini, Jumat (23/7/2021).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Samarinda, Ifran menjelaskan beberapa waktu terakhir ini cukup banyak pasien isolasi mandiri yang meninggal dunia.

"Luar biasa jumlah pasien isoman yang meninggal di beberapa hari ini di kota Samarinda. Kurang lebih 8 kali kami sudah melakukan evakuasi (pasien Isoman meninggal). Untuk itu mari seluruh warga patuhi protokol kesehatan," kata Ifran.

Data dihimpun media ini, sejak tanggal 17 Juli 2021, pemakaman COVID-19 melonjak tinggi di Serayu Tanah Merah. Yaitu, ada 18 pemakaman dilaksanakan.

Kemudian, 18 Juli 2021 ada 19 pemakaman Covid-19 dan 19 Juli 2021 ada 16 pemakaman. Lalu 20 dan 21 Juli 2021 masing-masing 18 pemakaman. Serta, 22 Juli ada 21 pemakaman.

Sementara itu, data rilis infografis Dinas Kesehatan Kota Samarinda pada 22 Juli 2021 ada 1.728 kasus Covid-19 dalam perawatan. Adapun persentase kematian akibat COVID-19 di Samarinda mencapai 2,75 persen di atas rata-rata angka nasional yakni 2,6 persen. (myn)