PROKAL.CO,

 

Kejutan Borneo FC Samarinda musim ini tak hanya sebatas mendatangkan Boaz Solossa. Namun, persoalan gaji, eks Persipura Jayapura ini diklaim memiliki upah termahal untuk pemain lokal Tanah Air.



SAMARINDA - Berstatus mantan pemain Timnas Indonesia, Boaz memang memiliki sederet prestasi. Meski usianya tak muda lagi, manajemen Pesut Etam punya pertimbangan lain.

Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menuturkan, kocek lebih dalam harus dikeluarkan untuk memboyong Boaz ke Samarinda. Namun, anggaran tersebut terbilang pantas, mengingat sosok yang direkrut berlabel bintang.

"Boaz bisa dibilang salah satu legenda yang saat ini masih bermain. Kami sangat menghargai dedikasinya selama ini dengan harga yang pantas dia dapatkan," kata Nabil tanpa mau menyebut nominal gaji yang diberikan pada Boaz.

Meski menutup rapat nominal gaji, Nabil menjamin upah Boaz bersama Borneo FC yang termahal di Indonesia. Hal tersebut pula yang meyakinkan sang pemain tanpa keraguan bergabung.

"Di sisi lain, kami selalu mengedepankan rasa kekeluargaan. Boaz menganggap Samarinda sebagai kampung halaman keduanya selain Jayapura," imbuhnya.

Namun, kedatangan Boaz juga harus memakan korban. Sebab, slot Borneo FC mengarungi Liga 1 2021 menjadi gemuk. Walhasil harus ada pemain yang mesti dipinjamkan.

"Ada lebih dari 30 pemain yang kami miliki. Langkah terbaik yang akan diambil meminjamkan beberapa nama. Terutama yang muda untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak," pungkasnya. (*/abi2/k16)