PROKAL.CO,

LAS VEGAS– Presiden UFC Dana White mengungkapkan kondisi terakhir mantan juara UFC kelas ringan dan kelas bulu, Conor McGregor, setelah mengalami cedera patah tulang tibia dan fibia kaki kiri dalam pertarungan UFC 264 melawan Dustin Poirier di Las Vegas (12/7). Di laga itu, McGregor takluk TKO di pengujung ronde pertama.

’’(Cedera) ini akan memakan waktu hingga setahun sampai dia bisa kembali ke oktagon,’’ ucap White, seperti dilansir Fox News. Berita itu sekaligus mementahkan isu yang menyebut cedera McGregor membuat karier petarung asal Irlandia tersebut sudah habis di pentas UFC. McGregor dilaporkan sukses menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan pada tulang engkelnya itu. Kini, dia harus menggunakan kruk untuk berjalan selama enam minggu ke depan.

McGregor sempat berujar ke media bahwa dirinya punya riwayat cedera engkel kaki kiri saat datang ke duel kontra Poirier edisi ketiga. Dia bahkan menyebut pihak UFC sudah mengetahui hal itu. Menanggapi itu, White membenarkan. McGregor memang sudah memberi tahu tim dokter UFC bahwa dirinya bermasalah dengan engkel kiri dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, McGregor meminta izin untuk mengenakan tapping (pelindung engkel) di pergelangan kaki kirinya saat tanding.

Terkait McGregor yang tetap mendapat izin bertanding dalam kondisi cedera, White menyebut karena tim dokter dan komisi atlet Nevada sudah memberikan lampu hijau. Tapi, saat hari pertandingan, White terkejut karena McGregor tak jadi mengenakan tapping. ’’Dia sendiri yang memilih tidak memakainya. Aku tidak tahu pasti kapan dia mulai memiliki riwayat cedera sendi kronis pada pergelangan kaki kirinya,’’ ucap White.

McGregor berjanji akan bertarung lagi di UFC setelah pulih. Menurut dia, operasi yang dijalani membuatnya lebih kuat. Kini tersemat batang titanium di kaki kirinya, mulai lutut hingga pergelangan kaki. ’’Aku pasti kembali bertarung,’’ ucapnya.

White bahkan berancang-ancang menjadwalkan duel jilid keempat McGregor kontra Poirier. Sebab, dari sisi pendapatan, duel keduanya masih sangat diminati. (irr/c18/cak)