PROKAL.CO,

Pemberian cashback di Pelabuhan Feri Kariangau telah dipastikan melanggar. Alur pemberian sanksinya pun sudah jelas. Kini kuncinya adalah keseriusan BPTD Kaltim-Kaltara. Lalu mengusulkan bentuk sanksi kepada Dishub Kaltim.

 

BALIKPAPAN-Polemik pemberian cashback dari operator ke sopir truk di Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan, menarik perhatian mantan kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, Felix Iryantomo. Menurutnya, pemerintah segera mengambil tindakan atas dugaan pengondisian muatan di luar pelabuhan tersebut.

Pria yang purnatugas sejak tahun lalu itu berharap permasalahan cashback yang dilakukan operator pelayaran di pelabuhan feri tersebut bisa segera ditindaklanjuti oleh BPTD. Untuk mengakhiri polemik yang telah bergulir.

Felix mengungkapkan saat menjabat sebagai kepala BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, dirinya sudah mendeteksi praktik cashback yang dilakukan operator pelayaran itu. Jadi, dia menugaskan stafnya untuk mengawasi dan mengamati agar praktik tersebut tidak berkepanjangan.

“Anggota saya waktu itu melakukan pengawasan saat malam hari. Dan saya tidak menampik, praktik seperti itu memang ditemukan. Namun, tidak sampai timbul, seperti perkembangan yang sekarang,” katanya.