PROKAL.CO,

Kasus Covid-19 di Kaltim masih tinggi. Minggu (18/7), tercatat ada 1.514 warga yang terkonfirmasi positif. Hingga kini, ada 15.682 pasien yang masih dirawat. Meski demikian, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Heri Wiranto ikut turun mencegah persebaran virus tersebut. Salah satunya memastikan vaksinasi ke warga berjalan lancar.

Heri mengatakan, pihaknya sudah menjalankan program Serbuan Vaksinasi yang memang digelar secara nasional. Bahkan hingga kini terus digencarkan. Kodam VI/Mulawarman pun telah menggelar vaksinasi gratis bagi masyarakat. Sehingga, warga yang belum divaksin bisa segera mendapatkan vaksinasi tersebut.

Diharapkan lewat program ini, suatu wilayah bisa mencapai target 75 persen penerima vaksin. Yang akan membentuk suatu kondisi kekebalan secara kelompok atau herd immunity. Di tengah HUT ke-63 Kodam VI/Mulawarman, Heri memastikan pelaksanaan vaksinasi akan berkesinambungan. Diharapkan, alokasi dosis vaksin bisa segera terpenuhi secara menyeluruh. Jadi, kegiatan vaksinasi secara masif dapat terealisasi. Bahkan bila perlu, sistem door to door juga akan dilakukan.

Tidak hanya mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi, jenderal TNI bintang dua itu mengingatkan, kepada jajarannya tetap disiplin protokol kesehatan, menyosialisasikan, serta patroli. Tegas terhadap para pelanggar dan membubarkan kerumunan yang dapat menjadi penyebaran virus. “Meski belum menunjukkan gejala Covid-19, jika masyarakat merasa ada indikasi, bisa melakukan isolasi mandiri terlebih dulu,” saran Pangdam.

OJK JUGA PASTIKAN SEMUA DIVAKSIN

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Kaltim turut mempercepat program vaksinasi di daerah, terutama kepada seluruh insan Lembaga jasa keuangan (LJK). Mereka menilai suksesnya vaksinasi menjadi syarat yang harus dipenuhi untuk membawa pemulihan ekonomi daerah ini. Vaksinasi akan mendorong mobilitas masyarakat yang lebih besar sehingga konsumsi bisa semakin baik.