PROKAL.CO,

SEBENARNYA, kembalinya Carlo Ancelotti ke Real Madrid adalah angin segar bagi bek tengah Raphael Varane. Sebab, pelatih asal Italia itu sosok yang memercayainya sebagai figur sentral di lini belakang Real.

Varane membantu Real memenangi La Decima Liga Champions musim 2013–2014. Kala itu Varane tampil dalam tujuh dari 13 laga di turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut. Termasuk partai final kontra rival sekota Atletico Madrid.

Tetapi, ancaman salary cap di La Liga yang makin ketat musim ini bakal menjadi salah satu pemicu Varane hengkang. Apalagi, tandem utamanya sejak berkostum Los Merengues (julukan Real) pada 2011, Sergio Ramos, sudah hengkang ke Paris Saint-Germain.

”Varane masih ingin ke Premier League. Manchester United jadi yang terdepan dan beberapa hari atau pekan lagi mereka akan mengajukan harga. Varane akan menandatangani durasi hingga 2026," tulis Sky.

Situasi Real terdesak. Sebab, kontrak bek asal Prancis itu berakhir pada akhir musim depan. Artinya, Varane bisa pergi secara cuma-cuma dengan kesepakatan yang terjadi pada Januari 2022. Karena itu, Real harus menjualnya pada musim panas ini jika tidak ingin hal tersebut terjadi. Tetapi, nominalnya tidak akan bisa setinggi market value versi Transfermarkt yang mencapai EUR 70 juta (Rp 1,19 triliun). Namun, sangat mungkin Varane akan dihargai separonya. (io/c9/dra)