PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Pertambahan kasus terkonfirmasi positif membuat beban kerja tenaga kesehatan (nakes) semakin berlipat ganda, sehingga untuk menyeimbangi kebutuhan nakes, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membuka lowongan kerja dengan berbagai posisi.

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, pihaknya harus membuka lowongan karena kebutuhan pelayanan meningkat di masa pandemi. Tentu pihaknya tidak ingin nakes sebagai garda terdepan harus tumbang sakit. Sementara di satu sisi, kebutuhan pelayanan datang bersamaan.

Dia bercerita, tak jarang ada panggilan dari berbagai kecamatan terjadi dalam satu waktu. “Akhirnya kita harus perbanyak (nakes), kalau ambulans kan sudah ada setiap puskesmas. Hanya tenaganya ini yang tidak ada,” ujarnya. Solusinya DKK Balikpapan harus merekrut tenaga baru.

Adapun lowongan pekerjaan yang tersedia yakni nakes dan sopir ambulans. Mereka akan bertugas di layanan isolasi tersentralistik pasien Covid-19 Wisma Atlet Balikpapan Tennis Stadium. Terbagi dalam lima posisi, di antaranya dokter umum (formasi 6), perawat minimal D-3 (formasi 15).

Selanjutnya sarjana kesehatan masyarakat (SKM) peminatan epidemiologi (formasi 2), ahli teknologi laboratorium medis (ATLM) D-3 analisis kesehatan (formasi 4), dan sopir ambulans minimal SMA (formasi 4). Peminat bisa menyampaikan surat lamaran dan ijazah, serta melampirkan persyaratan khusus.

Misalnya untuk posisi dokter, perawat, dan ATLM melampirkan surat tanda registrasi (STR). Kemudian posisi SKM melampirkan transkrip nilai. Adapun posisi sopir ambulans melampirkan SIM A atau SIM B. Mereka yang lolos seleksi akan menjalani kontrak selama enam bulan.