SAMARINDA- Tak hanya mencari profit, PT Bankaltimtara terus menunjukkan komitmennya dalam menjadi agen pembangunan bagi Kaltim dan Kaltara. Sayangnya, saat ini rencana ekspansi jaringan kantor di Kaltara masih terhalang minimnya infrastruktur. Sementara di Kaltim, sejak 2018 mereka sudah hadir 100 persen pada semua kecamatan.

Sekretariat Perusahaan Bank Pembangunan Daerah Kaltim Kaltara (BPD Kaltimtara) Rita Kurniasih mengatakan, sulitnya geografis yang luas dan sebaran penduduk yang tidak merata membuat pembangunan jaringan kantor penuh tantangan. Sehingga, masih sulit terjangkau. Saat ini, Bankaltimtara telah memiliki 103 jaringan kantor dan layanan di 103 kecamatan di wilayah Kaltim.

Namun untuk wilayah Kaltara, dari 53 kecamatan Bankaltimtara telah hadir di 39 kecamatan, masih ada 14 kecamatan yang belum terjangkau oleh jaringan kantor dan layanan Bankaltimtara. “Hal ini disebabkan belum tersedianya jaringan telekomunikasi untuk mendukung operasional perbankan di wilayah tersebut,” jelasnya, Kamis (15/7).

Ditambahkan Rita, kendala tersebut telah dikoordinasikan dengan Pemprov Kalimantan Utara, yang tentunya akan melakukan upaya agar wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, dapat segera menikmati layanan telekomunikasi. Sehingga, Bankaltimtara dapat hadir dan turut serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Sebab, kehadiran Bankaltimtara memiliki dua peran, sebagai bank umum yang mencari profit dan menjadi agen pembangunan. Bank umum bisa digantikan oleh perbankan lain, seperti penyaluran kredit, produk tabungan, dan sebagainya. Tapi, sebagai agen pembangunan melekat sebagai tugas dan tanggung jawab di dalam perda.

Kegiatan Bankaltimtara bisa baik, jika telekomunikasi dan infrastruktur lain mendukung. Selain fokus hadir di seluruh kecamatan, transformasi digitalisasi juga menjadi fokus agar tak kalah saing dengan banyak perbankan nasional.

“Kita belum bisa 100 persen hadir di Kaltara karena infrastruktur yang masih sulit. Jika infrastruktur mendukung, pasti sudah bisa hadir di seluruh kecamatan Kaltim dan Kaltara,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)