TANA PASER - Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Paser makin melonjak. Pada 14 Juli kemarin, terdapat 41 orang terkontaminasi positif, sehingga total ada 158 orang dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan Paser Amir Faisol mengatakan, kasus meninggal dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat kumulatifnya. Termasuk pada Juli ini yang baru setengah bulan.

“Sementara angka kesembuhan masih rendah, hari ini hanya dua orang yang sembuh," kata Amir Faisol, Rabu (14/7). Total sudah ada 116 meninggal akibat Covid-19 di Paser.

Selain itu, Selasa malam, tim Satgas Penanganan Covid-19 Paser menurunkan swab hunter dadakan di sejumlah titik keramaian. Di salah satu kafe di Jalan Jenderal Sudirman, belasan orang di-swab akibat tidak menggunakan masker.

“Syukur hasilnya tidak ada yang reaktif. Jika ada yang reaktif, akan diisolasi langsung di rumah karantina bekas gedung RSUD Panglima Sebaya,” ujarnya.

Plt Direktur RSUD Panglima Sebaya dr Diana menambahkan, fasilitas ruang isolasi dan ventilator yang tersedia juga sudah tidak mencukupi dengan pasien yang dirawat. Dari Mei ada 79 pasien dirawat dan meninggal 14.

Pada Juni naik 90 pasien dan 18 meninggal. Lalu Juli, 43 pasien di rawat dan 11 meninggal. “Jumlah oksigen juga terus kekurangan,” kata dr Diana. (jib/kri/k16)