LAS VEGAS– Duel jilid ketiga antara Dustin Poirier versus Conor McGregor pada UFC 264 di T-Mobile Arena, Las Vegas, akhir pekan lalu (11/7) masih menyedot perhatian besar penonton di berbagai penjuru dunia. MMA Insight melaporkan, total pay per view (PPV) laga itu terjual 1,8 juta tiket.

Dari 1,8 juta tiket yang keluar, 1,3 juta ludes dibeli penonton di seantero Amerika Serikat (AS). Sementara sisanya, sebanyak 500 ribu, tiket diserap penonton dari berbagai negara. Jumlah tiket terjual itu sekaligus memastikan adanya peningkatan penjualan tiket PPV dibandingkan pertemuan kedua Poirier-McGregor pada Januari lalu di UFC 257.

Saat itu totalnya 1,6 juta tiket. Sebanyak 1,2 juta dibeli pasar AS, sedangkan 400.000 di pasar internasional. Tapi, semua jumlah itu belum memecahkan rekor penjualan tiket PPV duel antara McGregor kontra Khabib Nurmagomedov pada 2018 di UFC 229. Yakni menembus 2,4 juta.

Momen saat Conor McGregor kakinya patah.

Sayangnya, 1,8 juta penonton PPV duel utama UFC 264 akhir pekan lalu harus kecewa. Sebab, pertandingan hanya berlangsung singkat, satu ronde saja. Penyebabnya adalah McGregor mengalami patah tulang tibia kaki kiri dan tidak bisa melanjutkan pertarungan. Poirier akhirnya dinyatakan menang TKO.

Kabarnya, kini Presiden UFC Dana White sedang mempersiapkan kontrak duel jilid keempat untuk kedua petarung. ”Alasannya jelas, karena masih akan ada perputaran uang besar jika laga itu kembali diadakan," tulis MMA Insight dalam laporan mereka. Tapi, sebelum duel jilid IV melawan McGregor, Poirier akan lebih dulu menantang Charles Oliveira demi merebut sabuk juara UFC kelas ringan. Itu juga sembari menunggu McGregor pulih dari cedera.

Jumlah penonton duel Oliveira dengan Poirier nanti juga menjadi pembuktian. Yakni, apakah ramainya animo pembelian tiket PPV duel Poirier versus McGregor karena faktor sosok McGregor atau Poirier. (irr/c9/cak)