SAMARINDA–Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 32/2017 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pematangan Lahan kini tengah gencar ditegakkan. Dalam produk hukum para pemilik lahan diminta mengurus kegiatan pematangan lahan yang akan dilakukan.

Biasanya, aktivitas yang tidak berizin dilakukan di kawasan pinggiran. Setelah beberapa kali penertiban, Senin (12/7) lalu, giliran aktivitas yang melibatkan satu alat berat di Jalan Dana, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, tak jauh dari kompleks Perumahan Graha Indah. Namun, saat disambangi tim terpadu yang meliputi Dinas Pertanahan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, rupanya bukan sekadar kegiatan pematangan lahan yang didapati, melainkan penambangan batu cadas.

"Jadi memang arahan Pak Wali Kota untuk menertibkan, tapi saat kami ke lokasi ternyata penambangan batu dan tidak berizin. Sementara kami segel dan tidak diperkenankan beraktivitas," jelas Kepala Dinas Pertanahan Samarinda Syamsul Komari melalui Staf Perizinan Dinas Pertanahan Faisal Ramadhani, Selasa (13/7).

Lahan berbukit yang diubah menjadi tambang batu itu dimiliki berapa orang dengan status tanah SPPT. Di mana masing-masing pemilik lahan mengelola tambang batu tersebut. "Mereka sebutnya ingin berizin, tapi karena izinnya galian C, dan berada di wewenang pemerintah pusat karena itu mereka kesulitan untuk mengurus izin tersebut," imbuhnya.

Untuk itu, nantinya permintaan masyarakat sekitar yang bekerja sebagai penambangan batu agar tetap bisa mencari nafkah akan diakomodasi Pemkot Samarinda. Rencananya, masyarakat sekitar diundang duduk bersama dengan instansi terkait dalam penyelesaian masalah tersebut.

"Nanti ada pertemuan lagi, selain pemilik tanah diminta untuk ke kantor, dari pemkot ingin mengakomodir permintaan dari masyarakat, bagaimana cara agar mereka memiliki izin terhadap usaha mereka. Karena kalau urus ke pusat, mungkin agak susah, soalnya usaha mereka skala kecil, jadi kemungkinan dari pemkot biar ada solusi," kuncinya. (*/dad/dra/k8)