Berakhirnya Euro dan Copa America menandai berakhirnya tugas pemain bersama timnas. Itu juga berarti dimulainya kembali aktivitas pemain bersama klub masing-masing dalam menyongsong musim kompetisi baru (2021—2022). Juara La Liga Atletico Madrid termasuk yang gercep (gerak cepat) mempersiapkan diri.

Kemarin (13/7), Atletico meresmikan gelandang Rodrigo De Paul sebagai pemain baru mereka. Pemain 27 tahun yang tampil moncer saat membantu Argentina memenangi Copa America 2021 itu direkrut dari Udinese dengan biaya transfer EUR 35 juta (Rp 598,2 miliar).

Gaya bermain plus asal negara disebut sebagai alasan De Paul menarik minat entrenador Atletico Diego Simeone. ”Tipikal gelandang yang disukai Cholo (julukan Diego Simeone, Red). Bisa mencetak gol, pemberi assist, dan perebut bola,” tulis Diario AS.

Tetapi, De Paul diklaim bukan menu utama dalam aktivitas transfer Atletico sepanjang musim panas tahun ini. Los Colchoneros sekarang dalam penjajakan untuk memulangkan mantan top scorer mereka yang memperkuat FC Barcelona, Antoine Griezmann.

Kans CLBK (cinta lama bersemi kembali) antara Atletico dan Grizi –sapaan akrab Antoine Griezmann—bukan karena striker timnas Prancis itu tidak bahagia selama dua musim terakhir berkostum Barca. Dari 99 laga bersama klub asal Catalan tersebut, Grizi hanya mengoleksi 20 gol musim lalu dan 15 gol semusim sebelumnya. Jumlah gol semusim paling rendah dalam karier pemain 30 tahun itu sejak berkostum Real Sociedad pada 2013—2014.

Atletico punya opsi mendapatkan kembali Grizi setelah Barca berencana mengosongkan lebih banyak anggaran gaji skuad mereka musim depan demi kontrak baru sang superstar, Lionel Messi. Gaji semusim Grizi bisa mencapai EUR 25 juta (Rp 427,9 miliar) dan kontraknya masih berlaku hingga 2024. Di sisi lain, kontrak La Pulga (Si Kutu) —julukan Messi— adalah EUR 70 juta (Rp 1,19 triliun) per musim. Kalau pun dia bersedia potong gaji, maka tidak akan jauh dari EUR 60 juta (Rp 1,02 triliun) per musim.

Grizi juga menjadi pilihan untuk dilepas karena Barca telah kedatangan dua striker baru, Sergio Aguero dan Memphis Depay. Ditambah Martin Braithwaite, Ousmane Dembele, dan Ansu Fati, kompartemen penyerangan Barca saat ini lumayan sesak.

Seiring pandemi Covid-19 yang signifikan dalam mereduksi bujet belanja kebanyakan klub, Atletico tentu tidak mau membeli Grizi dengan biaya yang jelas tidak murah. Opsinya adalah pertukaran pemain plus sedikit uang. Ada dua nama dari skuad Atletico yang masuk kandidat untuk dilepas ke Barca. Striker Joao Felix dan gelandang Saul Niguez.

Untuk Felix, striker 21 tahun Portugal itu gagal beradaptasi dengan taktik Cholo. Dua musim terakhir, dia hanya mencetak 19 gol. Felix juga tidak masuk starting XI Portugal selama Euro 2020. Hanya, Barca disebut tidak tertarik dengan Felix karena mereka kelebihan penyerang.

Saul yang sudah sangat mengenal La Liga dianggap Barca lebih menarik. Khususnya setelah gelandang Georginio Wijnaldum yang jadi target entrenador Barca Ronald Koeman malah tekan kontrak di Paris Saint-Germain. Saul yang sering terpinggirkan musim lalu praktis makin terancam mendapatkan menit bermain reguler musim ini seiring kedatangan De Paul.

Bagi Barca, Saul juga bisa membawa gairah yang sama seperti Luis Suarez musim lalu. Disingkirkan Barca, striker Uruguay berjuluk El Pistolero itu justru menjadi pilar penting Atletico dalam memenangi La Liga musim lalu. (io/dns)