SAMARINDA - Panglima Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman,  Mayjen TNI Heri Wiranto, M.M., M.Tr mengatakan kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Samarinda yang mencapai 90 persen perlu segera diantisipasi. 

Langkah yang bisa diambil yaitu menambah tempat tidur (bed) sampai menyiapkan tambahan ruangan ICU. Ini agar pasien yang kondisi kesehatannya berat bisa dirawat tim medis. 

"Dijelaskan oleh Pak Walikota bahwa untuk kota Samarinda masih kondisi nya BOR masih memungkinkan. Meskipun angka sudah mencapai 90 an persen tetapi itu masih menjadi kehati-hatian kita supaya untuk menambah bed," kata Mayjen TNI Heri Wiranto saat road show ke Balai Kota Pemkot Samarinda, Selasa (13/7/2021). 

Kunjungan Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim berkunjung ke Pemkot Samarinda dalam rangka road show membantu pemerintah daerah Kabupaten Kota se Kaltim untuk penanganan Covid-19. 

Mayjen TNI Heri Wiranto menambahkan langkah antisipasi meningkatnya pasien COVID-19 harus diwaspadai. Begitu juga, adanya tenaga kesehatan yang tak bisa bertugas karena terkonfirmasi positif virus corona. 

Selain itu, TNI-Polri mendukung pemerintah daerah untuk melaksanakan instruksi Menteri Dalam Negeri dalam penerapan PPKM Mikro dan PPKM Diperketat. 

"Pak Kapolda juga mengingatkan untuk menambah ruang ICU. Karena untuk mengantisipasi yang rumah sakitnya sedang dan berat, ini yang perlu diwaspadai. Kemudian tidak kalah penting tenaga kesehatan, nakes kita sudah banyak yang terkena bagaimana cara kita melindungi nakes yang masih sehat," jelasnya. 

Bagi Pangdam VI Mulawarman, jajaran TNI-Polri siap membantu tenaga kesehatan yang kelelahan. Dan pihaknya menyarankan agar para perawat yang sedang menempuh pendidikan turut ditugaskan. 

"Mengantisipasi kalau kekurangan tenaga kesehatan, TNI-Polri juga siap apabila di perlukan tenaga kesehatan kita dan kita sarankan juga memanfaatkan sekolah-sekolah perawat yang memungkinkan mereka nanti mereka bisa di dorong membantu tenaga," katanya. 

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak, M.Si. menjelaskan keselamatan masyarakat saat ini adalah hukum tertinggi dan pihaknya mendukung penuh langkah Satgas penanganan COVID-19 Samarinda. 

"Nah apa yang kita lakukan sekarang dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, jadi saya kira kehadiran kami disini pada penghuni nya pak Walikota dalam rangka memberikan semangat. Memberikan semangat bahwa ini semua kita lakukan bersama-sama, kalau kita lakukan sendiri-sendiri pasti tidak akan bisa berjalan dengan baik, jadi bersama-sama," katanya. (myn)