Tuntutan kepada RT dalam penanganan pasien isolasi mandiri cukup banyak. Untuk meringankan beban, Pemkot membantu operasional yang dianggarkan dari biaya tak terduga.

 

BALIKPAPAN - Optimalisasi penanganan Covid-19 tingkat mikro, Pemkot Balikpapan akan memberi bantuan dana sebesar Rp 1 juta. Ini diberikan kepada seluruh RT di Kota Minyak yang berjumlah 1.684 RT. Bantuan digunakan untuk membantu operasional RT.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan RT. Terutama dalam penanganan pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. “RT akan dilibatkan, nanti ada kompensasi sekitar Rp 1 juta untuk setiap RT. Mereka membantu program pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, perlu ikhtiar bersama gotong royong menyelesaikan masalah Covid-19 di Kota Beriman. Apalagi penambahan kasus cukup drastis di beberapa RT membutuhkan bantuan operasional. Rahmad mengatakan, bantuan ini bentuk kepedulian Pemkot Balikpapan karena RT pasti akan bekerja untuk warganya.

“Walau dikasih atau tidak, pasti RT bekerja. Tapi karena bentuk kepedulian pemerintah, kita beri tambahan insentif agar betul-betul bisa fokus membantu,” bebernya. Ada pun tugas RT melakukan pendataan warga yang isoman. Kemudian membantu distribusi obat bagi warga yang menjalani isoman di lingkungannya.

Mengingat setiap orang membutuhkan obat yang berbeda. Ada yang memiliki gejala ringan, sedang, hingga berat. Rahmad mengatakan, rencananya pemberian dana kepada RT akan dilakukan dalam pekan ini. Dana diambil dari APBD, porsi belanja tidak terduga (BTT).

“Intinya sepanjang ada duit, pemerintah akan belanjakan dana untuk kesejahteraan rakyat,” tuturnya. Dia mengimbau, warga tidak perlu takut berlebihan. Namun, tetap waspada karena penyakit akibat paparan Covid-19 memang ada. Caranya dengan taat protokol kesehatan.

“Kita gotong royong bersama saling membantu dan mengingatkan,” tuturnya. Sebelumnya pada Mei, Pemkot Balikpapan telah menyerahkan dana bantuan untuk operasional Satgas Penanganan Covid-19 tingkat RT. Setiap RT mendapat total bantuan dana sebesar Rp 2 juta. Penggunaan dana untuk sepanjang 2021.

Namun, pemberian diberikan secara bertahap karena keuangan daerah kala itu masih terbatas. Tahap pertama, dana yang sudah disalurkan sebesar Rp 750 ribu berasal dari BTT. Kemudian pembayaran tahap dua sebesar Rp 1.250.000 yang masuk dalam dana refocusing.

Dana ini digunakan untuk keperluan posko RT. Misalnya membuat spanduk untuk sosialisasi. Termasuk membeli keperluan alat tulis kantor (ATK) untuk surat menyurat pemberitahuan kepada masyarakat. Kemudian bahan konsumsi jika ada pertemuan satgas RT. (gel/ms/k15)