KASUS penculikan Maritza Adiba Zahra (4) yang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu, terus didalami pihak kepolisian. Hingga saat ini, pelaku masih dalam pengejaran.

Dugaan sementara, pelaku melarikan diri ke luar daerah. Di sisi lain, polisi terkendala oleh buram dan buruknya kualitas CCTV di lapangan yang merekam saat pelaku melaksanakan aksi. Nomor polisi (Nopol) pada pelat kendaraan pelaku tak terbaca.

Namun, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi, menegaskan, pihaknya akan terus berupaya mengungkap pelakunya. Terpenting mengungkap siapa sosok yang membawa dan mengantarkan korban.

“Masih kami dalami, apakah kedua orang itu sama atau tidak. Ini terus kami selidiki,” ujarnya. Polisi sempat melakukan penyekatan jalan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tapi, hingga sekarang belum membuahkan hasil.

Perihal seorang pria yang mengenakan jaket ojol terekam CCTV kedua, saat korban diantar ke sebuah musala, Turmudi belum dapat memberikan kepastian, apakah itu pelaku atau bukan. “Bisa saja itu cuma pakai seragam ojol. Makanya lagi dilakukan penyelidikan,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang gadis kecil yang tinggal di Jalan Baitul Makmur, Gang Anthorium II RT 30, Manggar, Balikpapan Timur, dilaporkan menghilang pada 29 Juni 2021. Dalam rekaman CCTV milik ketua RT kawasan tersebut, memperlihatkan anak perempuan yang akrab disapa Zahra itu dibawa oleh seorang pria yang menggunakan sepeda motor merah, tepat empat menit setelah Zahra melangkahkan kakinya ke luar rumah untuk bermain. (jo/ms/k15)