PHOENIX–Bintang Milwaukee Bucks Giannis Antetokounmpo sudah memberikan segalanya. Namun, timnya tetap harus menelan kekalahan 108-118 oleh Phoenix Suns di game kedua NBA Finals 2021, kemarin (9/7).

Pilihan Bucks saat ini tinggal satu. Pemain mereka selain Antetokounmpo harus berkontribusi lebih besar. Atau, final dengan sistem best of seven series ini tidak akan berumur panjang. Bucks sekarang ketinggalan 0-2. Fans mereka tengah cemas lantaran sampai kemarin belum ada tanda-tanda tim asuhan Mike Budenholzer itu lebih kompetitif daripada game pertama.

The Greek Freak, julukan Antetokounmpo, masih terlihat kurang nyaman dengan cedera lututnya. Tapi, dia tetap tampil dominan dengan memborong 42 poin plus 12 rebound. Karena itulah, dua kali MVP NBA tersebut benar-benar butuh bantuan rekan-rekan setimnya untuk mencetak poin.

”Sekarang kami akan kembali ke Milwaukee dan harus lebih agresif. Kami pernah kalah 0-2 sebelumnya (lalu membalikkan keadaan). Asalkan bermain seperti Bucks Basketball sebenarnya, kami pasti bisa lebih baik,” ucap Antetokounmpo tentang game ketiga yang akan berlangsung Senin (12/7) di Fiserv Forum, Milwaukee.

Khris Middleton sebenarnya sangat diharapkan Bucks membantu Antetokounmpo. Tapi, ternyata kegarangannya dalam melakukan offense tidak keluar pada pertandingan tersebut. Dia hanya mencetak 11 poin. Pemain 29 tahun itu hanya memasukkan 5 field goal dari 16 percobaan. Demikian juga Jrue Holiday. Dia masih sulit menemukan irama permainan terbaik. Di antara 21 tembakan, hanya 7 yang masuk.

Bila Bucks ingin tetap membuka peluang untuk mencuri kemenangan di kandang, dua pemain tersebut harus mampu mencetak di atas 20 poin demi mendukung Antetokounmpo. Bucks juga tidak menemukan jawaban untuk menahan bintang Suns Devin Booker. Bucks sempat hanya tertinggal 4 poin di awal kuarter terakhir. Namun, tiga kali three-point Booker memperlebar lagi keunggulan Suns menjadi 98-88 di sisa 7 menit 18 detik pertandingan. Total, Booker menyumbang 31 poin. Itu termasuk 7 kali three-point.

 Kunci kemenangan Suns ada di pergerakan bola dan kepercayaan mereka satu sama lain. ”Kami menang karena percaya dengan teman setim. Kami semua have fun di lapangan dan harus datang ke Milwaukee dengan mindset 0-0,” ujar Booker seusai pertandingan.

Selain ball movement, three-point Suns berandil besar untuk kemenangan itu. Tim racikan Monty Williams tersebut sukses mengeksekusi 20 di antara 40 percobaan three-point. Berbeda sekali dengan Bucks yang hanya menembak 29 persen dari three-point (9-31). Mikal Bridges, pemain muda Suns, juga tampil efisien. Dia mencetak 27 poin. Point guard Chris Paul tak kalah hot. Dia beberapa kali mencetak poin krusial dan selesai dengan 23 poin. (irr/c19/cak/jpg/tom/k8)