PROKAL.CO,

Kios dan lapak pedagang di Pasar Penyembolum Senaken yang telah diserahkan hak guna pakai (HGP)-nya oleh Pemkab Paser, perlu pengawasan. Terutama pengembangan lapak karena mayoritas hanya dibangun tanpa penutup.

 

TANA PASER - Ketua Komisi III DPRD Paser Edwin Santoso mengatakan, kondisi bangunan-bangunan tersebut pasti akan ditambah. Sebab, hanya yang bagian depan Blok B khusus pedagang sembako memiliki bangunan utuh toko dengan penutup.

Sisanya lapak terbuka kosong bersekat. Jadi, dipastikan selanjutnya para pedagang sembako khususnya, harus menambah bangunan lagi agar kiosnya tertutup dan aman. Berkaca bangunan sebelum kebakaran, akan dibangun kayu untuk menutupi lapak.

Edwin Santoso meminta dinas terkait membuat aturan khusus penambahan tersebut. Apakah harus material kayu atau beton dan lainnya. Selain menghindari kekumuhan, juga mengantisipasi hal buruk terjadi, seperti sebelumnya. 

“Saya minta dinas atau tim khusus pembagian pasar ini membuat regulasinya. Agar para pedagang tidak salah bangun dan sesuai regulasi keamanan bangunan,” tegas Edwin Santoso, Rabu (7/7).