SAMARINDA - Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menegaskan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditetapkan mulai Senin (5/7/2021) hari ini sampai 20 Juli 2021 mendatang. 

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan mengerahkan seluruh sumber daya dari jajaran Polri, TNI, dan Satpol PP untuk memastikan penerapan PPKM berjalan efektif demi menekan laju penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Garis besarnya adalah kita akan melakukan penyekatan di seluruh pintu masuk Kota Samarinda. Kemudian kita akan kembali menerapkan WFH (Work From Home, Red) untuk seluruh aktivitas ASN (Aparatur Sipil Negara, Red), termasuk juga aktivitas penyelenggaraan pemerintahan," kata Wali Kota seusai memimpin Rapat Satgas Covid-19 di Ruang Rapat Utama Balai Kota, Senin (5/7/2021) siang dalam rilis Pemkot Samarinda. 

Penyekatan jalan masuk atau keluar kota Samarinda antara lain batas selatan di Jl Tol dan Jl HM Riffadin. Kemudian, batas barat laut di Jl P Suryanata dan batas utara di Jl Samarinda Bontang. 

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini juga berpesan kepada seluruh pemilik usaha dari Tempat Hiburan Malam (THM), mall-mall, dan kafe-kafe untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) serta membatasi jam buka hanya beroperasi sampai pukul 21.00 WITA di malam hari.

"Kami juga memutuskan tidak ada lagi pasar malam dan acara pernikahan sampai berakhirnya kebijakan ini dikeluarkan," ungkap Wali Kota.

Ia melanjutkan, perlu juga digarisbawahi, Pemkot hanya memberikan kelonggaran kepada toko-toko yang menjual kebutuhan bahan pokok serta Apotek sampai pukul 23.00 WITA.

"Saya minta masyarakat untuk disiplin mematuhi peraturan ini demi keselamatan kita bersama," tandasnya. 

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim dua periode ini juga berharap agar dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan petugas, serta atas ridho Allah SWT, maka pandemi Covid-19 dapat segera berlalu dan kehidupan masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala. 

Sementara itu, Sekda Pemkot Samarinda Sugeng Chairuddin hari ini juga mengeluarkan instruksi agar seluruh pejabat struktural eselon II dan III, Camat, Lurah beserta Sekretaris tetap melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office). 

Sedangkan, pejabat struktural eselon IV/V dan pejabat fungsional umum atau tertentu serta pegawai non ASN melaksanakan tugas tugas Dinas di rumah/tempat tinggal rumah (work from home). 

Pelayanan publik kepada masyarakat diharapkan dapat dilaksanakan secara daring, sedangkan pelayanan lingkup kesehatan diatur masing-masing unit kerja. (myn)