Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Balikpapan bersama dengan Kodam VI/Mulawarman menggelar vaksinasi di Kelenteng Guang De Miao/Ta Pek Kong Pasar Baru, Sabtu (3/7). Ratusan umat silih berganti datang untuk mengikuti serbuan vaksin ini. Pendaftaran dibuka sehari dengan kuota 500 orang.

Animo masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan vaksinasi, bahkan yang mendaftar lebih dari 800 orang. Kegiatan vaksinasi ini masih terbatas dan diperuntukan untuk umat maupun keluarga besar Walubi lantaran jumlah kuota yang terbatas. Akan tetapi, kedepannya diharapkan kegiatan vaksinasi dapat diselenggarakan di masing-masing wihara dengan jumlah kuota yang lebih banyak sehingga masyarakat umum pun mendapatkan vaksin.

Dalam kegiatan ini, warga yang mengikuti vaksin pun diimbau untuk mentaati protokol kesehatan yang ketat. Petugas juga mengatur alur yang dilalui peserta sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.

Berikut foto-foto kegiatan serbuan vaksin yang diselenggarakan Kodam VI/Mulawarman Bersama Walubi, Sabtu (3/7):

 

1.    Serbuan vaksin diselenggarakan oleh Kodam VI/Mulawarman Bersama Walubi

Ketua Walubi Balikpapan Tjan Hariyanto (kiri) bersama Penanggung Jawab Lapangan Tim Kesehatan Rumah Sakit Dr R Hardjanto Balikpapan Letkol Ckm Sudarmanto (kedua kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Kelenteng Guang De Miao/Ta Pek Kong.

 

2.    Petugas Mengatur Jalannya Alur Vaksinasi

Petugas akan mengarahkan penerima vaksin untuk mengikuti alur kegiatan vaksinasi, mulai dari pendaftaran atau registrasi, pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah, skrining dokter, vaksinasi, pencatatan dan observasi sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.

 

3.    Petugas dan Penerima Vaksin Wajib Menggenakan Masker

Petugas dan penerima vaksin diwajibkan untuk menggunakan masker.

 

4.    Terdapat Hand Sanitizer Disetiap Meja

Disetiap meja terdapat hand sanitizer yang dapat digunakan.

 

5.    Menjaga Jarak

Peserta vaksin diimbau untuk menjaga jarak. Kursi-kursi yang disediakan juga telah diberi jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19.