SANGATTA – Pelaksanaan vaksinasi massal di Kutai Timur (Kutim) mendapat serbuan dari masyarakat. Antusias yang tinggi membuat vaksin yang tersedia tidak dapat memenuhi kebutuhan. Terbukti, setiap pelaksanaan vaksinasi digelar, antrean masyarakat selalu membeludak.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kutim dr Bahrani Hasanal mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal di kawasan Sangatta Utara telah dilaksanakan. Dalam tiga pekan terakhir, 10 ribu vaksin sudah berhasil didistribusikan.

“Baik dosis pertama maupun dosis kedua. Jadi, kami berterima kasih pada Lanal Sangatta, Kodim 0909/Kutim, dan Polres Kutim. Berkat kolaborasi yang baik, sehingga dapat mendistribusikan vaksin dengan cepat. Kami akan mengerjakan secara keroyokan,” ujarnya.

Pihaknya berharap, kedatangan vaksin selanjutnya dapat kembali cepat terdistribusikan. Meskipun ketersediaan vaksin terbatas, dia berharap dapat secepatnya menerima kiriman selanjutnya.

“Semua wilayah akan menjadi sasaran kami. Termasuk kawasan pesisir. Diskes akan menyiapkan segala prasarana untuk pelaksanaan vaksinasi. Terutama tenaga vaksinator,” ungkapnya.

Mulanya, sasaran vaksinasi memang tenaga kesehatan. Hal itu pun sudah terlaksana dan melebih target. Mencapai 109 persen. Sementara bagian pelayanan publik, yang terdiri tenaga pendidik, pedagang, dan pegawai pemerintahan sudah mencapai 40 persen.

“Dari rencana semula 22 ribu orang. Secara umum 18 tahun sampai ke atas bisa mengikuti vaksinasi. Namun, informasi terakhir, 12 tahun sudah bisa. Makanya kami diserbu. Antusias warga sangat tinggi ingin divaksin,” sebutnya.

Bagi warga yang belum mendapat jatah vaksin, akan dijadwalkan dalam pelaksanaan vaksinasi berikutnya. Pihaknya tidak mengetahui secara pasti kapan kedatangan vaksin selanjutnya. Sebab, sekarang vaksin langsung dikirim menuju kabupaten kota oleh pihak ketiga.

 

“Tidak melalui provinsi lagi. Informasinya Senin ada kedatangan vaksin. Jumlahnya berapa, kami tidak mengetahui,” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Pabate mengatakan senada. Memang kolaborasi sudah dijalankan. Dia berharap, dalam waktu dekat vaksin sudah datang, sehingga semua masyarakat bisa mendapat jatah.

“Agar kekebalan tubuh lebih terjaga. Tunggu saja kedatangannya. Informasinya awal pekan (hari ini) akan datang. Kodim siap kembali memfasilitasi,” singkatnya.

Adapun Danlanal Sangatta, Letkol Laut (P) I Komang Nurhadi menyebut, pihaknya menjalankan sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo.

“Sebelumnya kan petugas mencari orang yang mau divaksin. Sekarang masyarakat malah mencari tempat untuk vaksin,” ungkapnya.

Terkait masyarakat yang tidak datang sama sekali, dia mengajak semua pihak memahami, bahwa vaksin itu aman dan halal. Setidaknya setelah vaksin ada kekebalan dalam tubuh yang dapat mencegah dari terinfeksi Covid-19.

“Imun tubuh tetap harus dijaga. Walaupun sudah vaksin tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tetap mengajak untuk berpartisipasi mencegah penyebaran virus,” paparnya. (dq/far/k16)