LANGKAH Borneo FC Samarinda menggandeng Etams sebagai penyedia apparel musim ini terbilang tepat. Penjualan jersey Pesut Etam edisi mentas di Piala Menpora 2021 berhasil menyedot animo masyarakat.

 

SAMARINDA - Head store Borneo FC Lutfi Anwar Alrasydi menuturkan, peningkatan penjualan mulai terjadi saat turnamen pramusim berakhir. Namun puncaknya baru dirasakan bulan lalu. "Selalu ada peningkatan terutama Mei lalu. Ada imbas positif dari soft opening yang kami lakukan di bulan sebelumnya," ujar Lutfi.

Namun Lutfi tak memerincikan berapa besar produk mereka laku di pasaran. Namun dari pantauannya, penjualan masih laris sampai akhir Juni ini. "Kami juga berjualan online. Ada permintaan dari luar Kaltim yang alhamdulillah bisa terpenuhi. Jangkauan pasar kami cukup luas meliputi beberapa daerah di Pulau Jawa. Sampai ada pesanan dari Papua belum lama ini," terangnya.

Ditambahkan Lutfi, laris manisnya jersey Pesut Etam tak lepas dari peran Etams sebagai apparel. Sokongan brand lokal asli Samarinda ini menambah nilai positif dari pembeli. "Sangat bagus pakai apparel lokal. Permintaan pembeli naik karena desain, kualitas, dan harga jersey sangat berbeda dari sebelumnya," imbuhnya.

Jelang bergulirnya Liga 1, Lutfi optimistis penjualan jersey Borneo FC semakin laris. Namun ada tantangan besar lantaran kompetisi akan terpusat di Jawa. "Sangat yakin penjualan terus naik. Apalagi jersey untuk Liga 1 sudah banyak yang menanti. Semoga suporter Borneo FC di Samarinda dan seluruh Indonesia bisa mendukung dengan membeli produk dari Etams. Bangga menghidupi klub!" tegasnya. (abi/ndy)