Esports Indonesia (ESI) Kaltim miliki hajat besar tahun ini di Papua. Itu setelah cabang olahraga esports masuk daftar cabor yang akan dipertandingkan secara eksibisi. Meski sebatas eksibisi, ESI Kaltim tak main-main menatap event akbar empat tahunan tersebut.

Terhitung sejak pertengahan Juni kemarin, seluruh pengurus ESI Kabupaten dan Kota diberi deadline untuk menghelat turnamen. Para jawara dari turnamen tersebut akan kembali diadu dengan atlet se-Kaltim. Nantinya, atlet terbaik berhak mewakili Kaltim di PON Papua.

Bontang menjadi salah satu daerah yang serius menyiapkan atlet. Itu terbukti dengan akan digelarnya event esport akbar di Kota Taman bertajuk DPRD Bontang Esport Turnamen 2021. Pendaftaran sudah dimulai dibuka sejak Senin (28/6) kemarin, dan akan berakhir 9 Juli mendatang. Turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp 28.000.000.

Ketua ESI Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam mengatakan, event ini digelar sebagai jawaban atas instruksi dari ESI Kaltim. Melalui turnamen ini dia berharap bisa menjaring atlet terbaik Bontang. “Kita akan cari atlet terbaik untuk mengikuti seleksi PON di Samarinda Juli mendatang,” ujar Faisal.

Selain berfokus menghadapi seleksi PON, Faisal berharap dari event ini Bontang bisa memiliki atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama Bontang di kancah nasional maupun internasional. “Saat ini esport sudah banyak melahirkan atlet berbakat di Indonesia. Kami ingin ke depan ada yang dari Bontang,” tutupnya. (don)