Kepergian Diego Michiels membuat sektor kanan pertahanan Borneo FC lowong. Situasi ini membuat persaingan pemain di posisi tersebut bakal sengit.

 

SAMARINDA–Pemain muda berlabel timnas Indonesia Rifad Marasabessy mengaku tak gentar untuk bersaing. Dia menilai, semua penggawa punya kans yang sama untuk tampil.

"Kalau persaingan saya tidak pernah terbebani. Intinya semua diserahkan pada pelatih yang menilai. Tugas kami hanya berlatih maksimal agar selalu siap," kata Rifad. 
Pesaing Rifad di kanan pertahanan cukup mumpuni yakni Marckho Sandy. Selain itu, ada Wildansyah yang juga bisa tampil di sektor tersebut.

"Memang banyak senior di Borneo FC. Tapi saya sudah bertekad untuk tidak kalah bersaing," tegasnya.

Sebelum digaet Borneo FC, pemain kelahiran Tulehu, Maluku, itu berseragam Tira Persikabo sejak musim 2019. Dia tercatat tampil dalam 38 laga di semua ajang kompetisi dengan koleksi satu gol.

Bersama Pesut Etam, Rifad menjanjikan prestasi maksimal. Dia berharap, bisa membawa Borneo FC ke pentas Asia.

"Alhamdulillah dengan bergabung di Borneo FC, semoga bisa menjadi pengalaman buat saya ke depannya. Dan bisa membawa nama Borneo FC sebaik-baiknya dan membawa bersinar di kancah nasional maupun internasional," kata mantan pemain Madura United itu.

Rifad baru bisa bergabung dengan skuat Borneo FC baru-baru ini karena tengah membela timnas Indonesia. Dia bagian dari rombongan pemain yang berlaga bersama timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Namun, dari tiga laga yang dimainkan itu, Rifad sama sekali tidak mencatatkan penampilan. (*/abi2/k8)