RIO DE JANEIRO– Lionel Messi memang gagal membawa Argentina mengalahkan Cile pada matchday pertama fase grup Copa America (15/6). Namun, Messi tetap semringah. Itu dipicu dua hal yang mampu dilakukannya pada laga yang digelar di Estadio Nilton Santos, Rio de Janeiro. Yakni, melampaui Cristiano Ronaldo dan tribut istimewa kepada mendiang Diego Maradona.

Itu setelah La Pulga (Si Kutu) –julukan Messi– mencetak golnya pada menit ke-33. Gol tersebut lahir melalui sepakan bebas dari jarak sekitar 25 meter. Itulah gol tendangan bebas ke-57 dalam karier Messi. Melewati 56 gol free kick dalam karier Ronaldo.

Golnya kemarin adalah gol dari bola mati pertama sejak 2018 bagi Argentina selain dari titik putih. Atau, jadi yang pertama bagi Messi mencetak gol sepakan bebas bagi tim Tango sejak 2016. Hebatnya, ledakan gol sepakan bebas Messi terjadi dalam sepuluh tahun terakhir.

Pada 2011, jumlah gol sepakan bebas jebolan akademi La Masia itu masih ada di angka empat. Sementara itu, Ronaldo sudah 30. Artinya, Messi rata-rata mencetak 5,3 gol sepakan bebas dalam sepuluh tahun terakhir dibandingkan Ronaldo yang ”hanya” 2,6.

Untuk Maradona, Messi menduplikasi selebrasi ikonik yang dilakukannya 25 tahun lalu. Apalagi, selebrasi itu terjadi di salah satu laga paling memorable dan kontroversial karena gol ”Tangan Tuhan” dan solo run Maradona. Yakni, perempat final Piala Dunia 1986 kontra Inggris.

Tetapi, untuk urusan menyamai Maradona di gol sepakan bebas, Messi harus melakukannya lima kali lagi. Setelah itu, dia bisa membidik yang lebih tinggi lagi. Yakni, rekor 77 gol sepakan bebas milik eks gelandang Brasil Juninho Pernambucano.

”Seharusnya kami bisa mempertahankan keunggulan (dengan gol sepakan bebas dan menang, Red). Kini kami harus bisa tampil jauh lebih baik karena lawan selanjutnya adalah Uruguay (yang notabene lebih tangguh dari Cile, Red),” ucap Messi kepada Mundo Albiceleste. (io/c13/bas)