PROKAL.CO,

 Ibu kota negara (IKN) akan memiliki konsep kota pintar atau smart city. Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang harapannya dapat menjadi rujukan untuk desain di negara lain.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) Provinsi Kaltim M Syafranuddin mengatakan saat ini pihaknya tengah mendorong pembangunan infrastruktur transportasinya. Mengingat visi Jokowi untuk menciptakan smart city, akses transprotasi menjadi salah satu prioritasnya.

“Soal infrastruktur pembangunan jalan terus dilakukan, dari dan ke kawasan IKN itu telah ditingkatkan. Contoh, dulu dari Kukar (Kutai Kartanegara) tidak ada ke Penajam Paser Utara (lokasi pembangunan IKN), tapi sekarang dibangun jalan dari Kukar menuju ke kawasan IKN, itu supaya dari arah Kutai Barat yang berbatasan dengan Kalbar dan Kalteng punya akses ke IKN,” ujar dia dalam Forum Group Discussion bersama JawaPos, Selasa (8/6).

Lalu untuk telekomunikasi, Gubernur Kaltim Isran Noor juga sudah meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk mengidentifikasi kawasan blind spot. Hal ini untuk peningkatan akses jaringan di IKN.

“Ini langkah-langkah strategis untuk menyambut persiapan IKN. Pak Gubernur juga akan berbicara dengan Menkominfo (Johnny G Plate),” tutur dia.

Pemprov Kaltim juga berusaha mendorong pengembangan wilayah baru yang akan menopang persiapan dari kawasan IKN ini. Misalnya mendorong masyarakat mengembangkan ternak sapi, kambing, kerbau itu untuk menyiapkan kebutuhan daging atau pangan untuk memenuhi ketika IKN itu berdiri.