PROKAL.CO,

Tahapan pembongkaran eks kios di kawasan eks pasar inpres, kompleks Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, sudah selesai sepenuhnya sejak Sabtu (29/5).

 

SAMARINDA–Dari pantauan media pada Minggu (6/6), bangunan bekas kios sudah rata dengan tanah. Namun, belum ada pemasangan pagar pembatas dari tim proyek penurapan yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Keamanan warga pun terancam karena kawasan tersebut bersebelahan dengan aktivitas jual-beli masyarakat.

PPK Perkuatan Tebing SKM Segmen Pasar Segiri Marthen Duma mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi tentang kondisi terkini proses pembongkaran bekas kios di kawasan eks RT 26 dan 27 Kelurahan Sidodadi dari tim Pemkot Samarinda. Meski sudah dibongkar, jika belum ada surat resmi, pihaknya tidak berani melakukan pemagaran.

"Takutnya masih ada yang belum menerima pembayaran, makanya perlu ada surat resmi," ucapnya kepada media.

Soal progres kegiatan, pihaknya mengaku mencapai 50 persen dengan panjang lebih dari 200 meter, dari total panjang sekitar 400 meter ke sisi belakang Pasar Segiri. Sebagai informasi, proyek penurapan itu mendapat guyuran anggaran pusat Rp 33 miliar di 2021, dengan target pekerjaan delapan bulan dimulai sejak Februari hingga Oktober mendatang. "Area itu pasti kami pagar, tapi tunggu surat pemkot," singkatnya.