PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana membenarkan Tim Densus Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria berinisial SP di Balikpapan Jumat (28/5) lalu.

“Diamankan tim Densus, namun proses penyelidikan dan penyidikan semua ditangani Mabes Polri,” jawab Ade, Minggu (6/6). Diketahui SP berdomisili di kawasan Kompleks Pesona Madani, Balikpapan Selatan.

Saat ini, pihak keluarga sedang menunggu kabar soal status SP yang tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mabes Polri. Hal ini diungkapkan kuasa hukum SP, yakni Abdul Rais selaku ketua Tim Pengacara Muslim Balikpapan. Dia menguraikan, SP diamankan Tim Densus 88 setelah salat Magrib. Saat dilakukan penangkapan terhadap SP, petugas langsung menetapkannya sebagai tersangka, padahal proses penyelidikan belum dilakukan.

“Kalau sudah tersangka berarti ini langsung penyidikan,” jelas Ade lagi. Setelah ditangkap, katanya, sampai saat ini pihak keluarga tidak mengetahui keberadaan SP, meskipun sudah menanyakannya ke Polda Kaltim, Satbrimob Polda Kaltim hingga Polresta Balikpapan.

“Tapi, semuanya mengatakan tidak mengetahui keberadaan SP. Untuk itu kami berencana ke Mabes Polri di Jakarta untuk menanyakan keberadaannya,” ujar Rais, Sabtu (5/6).

Terduga SP ditangkap petugas dengan surat penangkapan Nomor: SP.Kap/241/V/2021/Densus. Di mana inti surat tersebut menyatakan terduga SP diduga keras telah melakukan pidana pemufakatan jahat, persiapan, percobaan atau pembantuan untuk melakukan tindak ancaman kekerasan dan bermaksud menimbulkan suasana teror.