Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memang membuat siapa saja terpuruk. Namun, bukan berarti tak bangkit dalam situasi sulit. Perempuan yang akrab dengan sorotan kamera fotografer itu adalah Dwie Annisa Anastasya. Modelling adalah dunia yang digelutinya sejak lama.

 

BERTAHAN hidup di situasi saat ini memang bukan perkara mudah. Kondisi perekonomian yang belum kembali normal, membuat siapa saja harus tetap berjuang melawan Covid-19. Dwie adalah salah satu dari sekian banyak orang yang sedikit banyak bisa memanfaatkan peluang di tengah situasi yang sulit.

Meski dunia modelling tak lagi banyak job yang masuk ke Dwie, lantaran banyak event harus tertunda sementara waktu, mengingat instruksi pemerintah untuk tidak menimbulkan kerumunan, perempuan kelahiran Balikpapan, 2 Maret 1992 itu nyambi berbisnis.

 PUNYA BANYAK MIMPI: Dwie Annisa Anastasya yang menggeluti dunia modelling, kini juga nyambi usaha kuliner. Sudah buka dua di Balikpapan, dan berencana kembali membuka cabang selanjutnya di Samarinda. DOKUMEN PRIBADI

Usahanya di bidang kuliner mulai digeluti tak lama setelah dia menikah dengan Ryo AP pada September 2020. “Karena memang hobi masak sih, jadi ya coba menekuni usaha yang berhubungan dengan makanan,” ungkap perempuan berkulit putih tersebut.

Bisnis pertamanya adalah Susu Sayang. Membuka gerai pertamanya di Jalan MT Haryono. Dwie dan suami menyewa tempat yang tadinya teras rumah, disulap menjadi gerai untuk melayani pembeli. Mampu menghasilkan pundi-pundi, Dwie mencoba terus mengembangkan. Cabang kedua ada di kawasan Kampung Baru. “Yang ketiga coming soon di Samarinda,” ungkap perempuan yang pernah menempuh pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri di Samarinda itu. “Lagi cari lokasinya, doakan aja ya,” imbuhnya. Rupanya, bukan hanya Susu Sayang, Dwie bersama suami juga membuka bisnis kulinernya lain, yakni Takoyaki. Makanan ringan dari Jepang itu bersampingan di gerai Susu Sayang.

Bukan hanya kuliner, di momen jelang Lebaran lalu, dia benar-benar memanfaatkan momentum. Membuka jasa penjualan parcel. “Alhamdulillah, penghasilannya lumayan lah,” ungkapnya. Untuk parcel, bisnis itu memang bakal terus berjalan setiap tahunnya. Dia bahkan turun langsung mulai membeli isi parcel, penataan, hingga pengantaran. “Makanya alhamdulillah banget, rezeki bersama suami,” sambungnya.

Dunia modelling yang membesarkannya tak hilang begitu saja. Bahkan, menurun ke salah satu adiknya, Avriel. “Kalau modelling enggak berhenti seluruhnya sih, tapi emang pas sudah nikah job model agak sepi, kalau untuk model make up sesekali masih ada,” terangnya. Meski tak seramai dulu, lanjut Dwie, dia tetap bersyukur, karena usahanya yang kini mulai berkembang hingga beberapa cabang.

PUNYA BANYAK MIMPI: Dwie Annisa Anastasya yang menggeluti dunia modelling, kini juga nyambi usaha kuliner. Sudah buka dua di Balikpapan, dan berencana kembali membuka cabang selanjutnya di Samarinda. DOKUMEN PRIBADI

“Intinya yakin aja sama apa yang kita buat, apalagi ada dukungan orang-orang dekat, insyaallah rezeki enggak ketukar, Allah kan sudah atur semuanya,” ungkap perempuan bertubuh kurus dengan rambut panjang sebahu itu. Meski rumah tangganya bersama sang suami baru seumur jagung, Dwie beberapa kali mendapat pertanyaan perihal masalah buah hati. Selebgram pemilik akun @uwie.feliz dengan pengikut 14 ribu di TikTok itu sempat mengunggah pertanyaan-pertanyaan yang dialamatkan kepadanya tentang memiliki anak.

Namun, buat dia saat ini tak begitu dipedulikan. “Awalnya memang sempat baper (bawa perasaan),” ucapnya. Namun, pertanyaan demi pertanyaan yang mendarat kepadanya justru dijadikan motivasi berlebih saat ini. “Sekarang jadi pelecut buat aku untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha, insyaallah selalu ada jalannya,” jelas perempuan penyuka sate kambing itu. Unggahannya itu bahkan dibanjir komentar netizen dengan berbagai doa dan dukungan. Itu yang membuatnya tak berhenti menggeluti bisnisnya.

Dwie juga punya mimpi, yakni keliling dunia Bersama keluarganya. “Sama kalau bisa usaha buka cabang di seluruh Indonesia. Namanya juga mimpi, pasti mau yang terbaik. Intinya tetap doa dan usaha,” kuncinya sembari tertawa. (dra2)