PROKAL.CO,

 

PENANGANAN pendidikan menjadi salah satu program yang diusung dalam 100 hari kerja Wali Kota Andi Harun dan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso. Melalui program bertajuk Sekolah Tangguh, diharapkan pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan kembali secara optimal.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diusulkan kembali berjalan dengan memerhatikan tingkat risiko masa pandemi. Evaluasi secara berkala pun dilakukan untuk melihat sejauh mana PTM di tengah masa pandemi.

Beberapa sekolah sebenarnya telah menyatakan siap untuk melaksanakan pembelajaran luar jaringan (luring). Setidaknya ada 72 sekolah yang menyatakan siap melakukan PTM. Namun, puncuk pimpinan Kota Tepian berkata lain.

Tetap berpatokan pada program kerja yang diusung. Hanya membuka 14 Sekolah Tangguh untuk PTM dalam 100 hari masa kerja. Melihat situasi pendidikan saat ini, Pengamat Pendidikan Musyahrim angkat bicara.