PROKAL.CO,

Hidup bak roda. Terkadang di atas, dan bisa di bawah. Asrinda Basri, dara bertubuh mungil dengan kulit putih yang dikenal dengan kata-kata “kapal pontong” punya harapan besar. Dia ingin menggeluti dunia perfilman Tanah Air.

 

DIKENALdengan perempuan kuat, anak muda Tenggarong, Kutai Kartanegara itu memang dikenal pribadi yang ramah dan murah senyum.

Sebelumnya, Asrinda bekerja di salah satu toko di Kota Raja. Tak dinyana, meski tubuhnya mungil, dia mampu mengangkat mesin cuci yang beratnya lebih 12 kilogram. “Kan itu kerjaan halal, semua pekerjaan pasti ada risikonya,” ujarnya. Saat masih bekerja, dia tak sedikit pun mengeluh. Bahkan, dia pernah sampai mendapat perkataan dan ucapan yang tak mengenakkan. “Ya biar aja, saya kerja kan demi keluarga, pendidikan juga,” ungkapnya saat diwawancarai harian ini beberapa hari lalu.

Dari unggahan video di media sosial Asrinda, dara muda itu juga tak terlihat canggung untuk berkomunikasi dengan siapa saja. Ia bahkan kerap direndahkan dari segala aspek. Bukan dari haters, omongan tak sedap dari teman bahkan keluarga pun pernah dia dapat. Namun, hal itu dijadikan motivasi bagi Asrinda. “Allah enggak tidur,” tulisnya di sebuah unggahan. Di kanal YouTube, perempuan yang aktif hampir di berbagai platform media sosial pernah mencurahkan isi hati perihal jam kerja sehari selama 12 jam. Bahkan, libur hanya sekali dalam sebulan.

Tubuhnya sudah merasa lelah. Dia memutuskan untuk resign. “Sudah enggak kerja lagi, dan sekarang tiap hari ya bikin konten aja,” ucapnya. Untuk bermain media sosial sudah sejak dua tahun lalu. Itu pun saran dari beberapa rekannya. Pemilik akun TikTok @asrindabasrii itu memiliki followers hingga 2,2 juta. Di Instagram, pengikutnya sudah 109 ribu akun. Sedangkan subscriber di YouTube pribadi Asrinda sudah 21,6 ribu. “Alhamdulillah,” ungkapnya.