PROKAL.CO,

Bisnis bukan hal yang baru bagi Shinta. Berbagai peruntungan pernah dia coba. Hingga akhirnya menemukan jiwa “berdagangnya” saat terjun di dunia kuliner. Dia mengklaim sebagai pelopor sambal bawang baby cumi di Samarinda.

 

MENCOBA peruntungan lewat kuliner diawali dengan hobinya memasak. Mulanya dia menjual pancake durian pada 2017. Antusiasme ternyata cukup tinggi, sebab merupakan jenis makanan baru kala itu. Hanya menjual satu produk, Shinta memikirkan inovasi produk baru.

“Nah bikin banana nugget, waktu itu 2017 belum ada banana nugget. Ternyata ramai juga yang beli. Akhirnya mikir, bikin apa lagi ya? Merasa tertantang, merasa banyak yang suka. Dari situ mulai serius, bagaimana caranya punya usaha dan mempekerjakan orang. Soalnya sebelumnya keluarga saja yang bantu,” beber ibu dua anak itu.

Hingga Oktober 2017, Shinta membuka tempat makan di tempat. Sebelumnya hanya melayani pesanan antaran. Lokasinya di Jalan Ahmad Dahlan Samarinda. “Enggak mungkin dong cuma makanan manis saja. Coba bikin mi deh, ada menu baru mi kocok telur. Mikir lagi, orang pasti pengin nasi, jadilah ayam geprek mandai. Terus tambah lagi burger, mulai variasi,” lanjutnya.