CATALUNYA–Pembalap Red Bull Honda Max Verstappen lagi-lagi harus puas finis di belakang pembalap Mercedes Lewis Hamilton. Dengan hasil kemarin dini hari WIB (10/5) di GP Spanyol, Verstappen sudah tiga kali selalu jadi runner-up.

Dua hasil runner-up lainnya terjadi di balapan pertama GP Bahrain (28/3) dan balapan ketiga GP Portugal (2/5). Sementara itu, GP Emilia Romagna (18/4) jadi satu-satunya seri musim ini di mana Verstappen sukses mencuri kemenangan dari Hamilton.

Verstappen sebenarnya punya peluang besar meraih kemenangan keduanya di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Pembalap asal Belanda tersebut memimpin hampir sebagian besar jalannya balapan 66 lap tersebut.

Hamilton memang yang memulai race dari pole position. Namun, Verstappen sejak tikungan pertama lap pertama berhasil mengambil alih pimpinan balapan. Setelah itu, persaingan posisi 1-2 antara Verstappen dan Hamilton terus terjadi dengan ketat.

Hingga akhirnya petaka untuk Verstappen datang di enam lap terakhir. Hamilton berhasil mengambil alih pimpinan lomba dengan ban yang lebih fresh karena Hamilton sudah dua kali pit stop untuk mengganti ban yang sama-sama medium.

Setelah itu, keunggulan Verstappen atas Hamilton perlahan terus terkikis akibat kalah usia ban. ”Kami melakukan pertaruhan yang sangat baik. Strategi yang benar-benar jitu,” ucap Hamilton dilansir Motorsport.

Salah satu kesalahan strategi yang dilakukan Red Bull di balapan tersebut adalah ketika Verstappen melakukan pit stop di lap 24 untuk mengganti ban soft-nya menjadi medium. Kru Red Bull yang berada di paddock saat itu seperti tidak siap saat mobil Verstappen masuk pit stop. Akhirnya banyak waktu terbuang saat pergantian ban tersebut.

Team principal Red Bull Christian Horner mengatakan, Verstappen saat itu berinisiatif sendiri masuk pit stop tanpa mendapat aba-aba dari tim. Karena itu, kru paddock sempat terkejut dengan kedatangan mobil Verstappen.

Di lain sisi, penasihat tim Red Bull Helmut Marko menyebut kejadian tersebut akibat kesalahan komunikasi antara Verstappen dan tim engineer di radio. Tim engineer meminta Verstappen masuk pit stop di lap berikutnya atau lap ke-25. Tapi entah bagaimana Verstappen malah menangkap ucapan tersebut dengan mengira dia harus masuk pit stop di lap 24.

Lepas dari itu, hasil empat balapan pertama tersebut masih cukup baik untuk Red Bull. Verstappen kini masih menempel ketat Hamilton di posisi kedua klasemen pembalap. Verstappen kini terpaut 14 poin dari Hamilton. Verstappen mengumpulkan 80 angka. Sementara itu, Hamilton 94 poin. (irr/c13/dra)

 

 

Para Pengganggu Dominasi

 

Dalam lima musim berturut, di empat seri awal, Mercedes tidak selalu mulus memenangi balapan. Tim mana saja yang jadi pengganggu dan bagaimana hasil di akhir musim? (irr/c17/dra)

 

 

2021

Pemenang race 1: Mercedes

Pemenang race 2: Red Bull Honda

Pemenang race 3: Mercedes

Pemenang race 4: Mercedes

Juara dunia di akhir musim: ???

 

2020

Pemenang race 1: Mercedes

Pemenang race 2: Mercedes

Pemenang race 3: Mercedes

Pemenang race 4: Mercedes

Juara dunia di akhir musim: Mercedes (Lewis Hamilton)

 

2019

Pemenang race 1: Mercedes

Pemenang race 2: Mercedes

Pemenang race 3: Mercedes

Pemenang race 4: Mercedes

Juara dunia di akhir musim: Mercedes (Lewis Hamilton)

 

2018

Pemenang race 1: Ferrari

Pemenang race 2: Ferrari

Pemenang race 3: Red Bull

Pemenang race 4: Mercedes

Juara dunia di akhir musim: Mercedes (Lewis Hamilton)

 

2017

Pemenang race 1: Ferrari

Pemenang race 2: Mercedes

Pemenang race 3: Ferrari

Pemenang race 4: Mercedes

Juara dunia di akhir musim: Mercedes (Lewis Hamilton)