PROKAL.CO,

SANGATTA - Demi karier politik, Aji Mirni Mawarni. S.T,. MM melepas jabatan Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, yang telah diembannya sejak 14 April 2008 lalu. Hingga akhirnya ia benar-benar akan menjalankan tugas baru sebagai Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2019-2024.

Melenggang ke Senayan, menurutnya bukan hal mudah. Wanita kelahiran Samarinda, 21 Agustus 1976 ini mendapat dukungan penuh dari keluarga. Hal itu merupakan kunci utama ia bertekad untuk maju. Sehingga dirinya bisa meraih 120.388 suara di Dapil Kaltim.

Beranjak dari menemani adiknya yang masih menjabat sebagai DPD RI 2014-2019, mengelilingi pedalaman Kaltim, membuat Mawar merasa miris melihat kondisi sejumlah daerah yang belum laik. Sehingga ia termotivasi untuk membenahi kekurangan di daerah.

"Saat masih menjabat sebagai Direktur PDAM Kutim, saya memonitoring cabang yang ada hampir di semua kecamatan, saya juga pernah ikut kegiatan reses adik ke beberapa kecamatan Kukar-Kubar, serta Hulu Mahakam menggunakan kapal sungai, saya prihatin," kata dia.

Terlebih, menurutnya, Kaltim merupakan daerah kaya dan mampu memberi devisa negara terbesar dari 34 Provinsi Indonesia, namun tidak sesuai dengan pembangunan yang masih tertinggal jauh. Menurutnya, hampir 20 persen sumber dana Indonesia berasal dari Kaltim. Namun pembangunan masih jauh tertinggal tidak sebanding dengan sumber daya alam yang dikeruk.

"Masyarakat di beberapa daerah masih banyak belum menikmati listrik dan air bersih, padahal setiap lima menit beberapa desa kerap dilintasi tongkang batubara, bahkan banyak kebun sawit. Tapi mereka masih kekurangan. Jika sebelumnya saya mengabdi di Kutim, ke depan pengabdian saya akan lebih luas lagi, hingga seluruh Kaltim," jelas ibu satu anak ini.