PROKAL.CO,

Pasien diabetes memang menghadapi tantangan untuk berpuasa. Gula darah mereka harus stabil. Sebab jika gula darah tak terkontrol, pasien diabetes bisa mengalami komplikasi. Salah satunya adalah retinopati diabetik, komplikasi yang berpotensi menyebabkan kebutaan.

Dalam webinar bersama para ahli JEC Eye Hospitals and Clinics lewat JEC Eye Talks, membahas ‘Pengaruh Puasa Ramadan pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes’. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Suharko Soebardi, SpPD – KEMD, Internist JEC Eye Hospitals and Clinics menjelaskan, yang membuat penyakit ini makin mengkhawatirkan, hampir dua per tiga penderita diabetes tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya. Artinya, kalangan ini sangat mungkin baru mengakses layanan kesehatan dalam kondisi terlambat (sudah dengan komplikasi).

“Terkait dengan organ mata, selain retinopati diabetik, diabetes juga memicu timbulnya katarak dan glaukoma. Perencanaan berpuasa menjadi kunci bagi penderita diabetes agar tetap bisa menjalankan ibadah selama Ramadan, dan terhindar dari risiko penyakit lanjutan lainnya,” katanya dalam webinar, Selasa (27/4).

Menurutnya penderita diabetes tetap bisa berpuasa dengan aman. Apa saja tipsnya?

Konsultasi

Syaratnya, mereka harus terus berkonsultasi dengan dokter ahli agar kondisi penyakitnya terus terpantau.
Pengecekan tersebut untuk memastikan sejauh mana batas pengidap diabetes boleh berpuasa.