UFC 261 yang digelar di VyStar Veterans Memorial Arena, Jacksonville, Minggu (25/4) heboh. Selain karena untuk pertama kali digelar dengan penonton, tentunya aksi-aksi petarung di UFC yang dihadiri 15 ribu penonton itu juga sarat kejutan. Dimulai dari Rose Namajunas merebut gelar juara dunia kelas straw UFC dari Zhang Weili setelah menang TKO ronde pertama. Namajunas sebenarnya memulai pertarungan dengan lambat. Weili tampil lebih agresif dan beberapa kali melancarkan tendangan, tapi Namajunas tidak panik.

Sebuah tendangan kaki kiri Namajunas kemudian membuat Weili terkapar. Namajunas menang KO saat ronde pertama baru berjalan 1 menit dan 18 detik. "Ya, saya melakukannya lagi. Saya yang terbaik. Saya tidak melihat dia bisa bergerak. Saya tidak pernah membenci Weili, saya menyukai semua orang, semua kultur," ucap Namajunas.

Ini adalah kali kedua Namajunas merebut gelar kelas straw putri UFC setelah kehilangan gelar saat melawan Jessica Andrade pada 11 Mei 2019. Namajunas menjadi petarung putri pertama yang mampu merebut kembali gelar juara dunia di UFC.

Tendangan kaki kiri Rose Namajunas yang membuat Zhang Weili jatuh.

Weili sendiri mengaku kecewa dengan keputusan wasit. Petarung asal China itu mengklaim masih bisa melanjutkan pertarungan. "Saya merasa saya masih bisa melanjutkan pertarungan. Saya merasa saya masih sadar, wasit menghentikan petarungan terlalu cepat," ucap Weili.

Sementara itu dipertandingan lain, Valentina Shevchenko mempertahankan gelar juara dunia kelas terbang putri UFC setelah menang TKO ronde kedua atas Jessica Andrade di UFC 261. "Grappling adalah strategi yang sudah saya persiapkan untuk melawan Andrade. Inilah saya, saya suka mengejutkan lawan," ujar Shevchenko usai pertarungan.

"Ketika lawan saya sedang berpikir untuk mencari kelemahan saya, saran saya jangan membuat diri Anda kelelahan mencarinya, karena tidak ada kelemahan dalam diri saya," sambung Shevchenko.

KAKI PATAH

Kaki Chris Weidman patah saat menendang Uriah Hall pada pertarungan kelas menengah UFC 261 di VyStar Veterans Memorial Arena, Jacksonville, Minggu (25/4). Duel ini hanya berjalan 17 detik. Hall dinyatakan menang TKO setelah Weidman tidak bisa melanjutkan pertarungan setelah kaki kanannya patah.

Insiden kaki Weidman patah bermula ketika petarung asal Amerika Serikat itu melepaskan tendangan pertamanya di pertarungan tersebut. Weidman melepaskan tendangan kaki kanan mengarah ke kaki kiri Hall. Dalam tayangan ulang terlihat Weidman menendang tepat menggunakan tulang kering. Hall hanya menunjukkan kuda-kuda bertahan dan menyambut tendangan Weidman.

Kaki Weidman kemudian patah dan petarung 36 tahun itu terlihat baru sadar kakinya patah setelah berusaha berpijak. Weidman pun langsung terkapar dan mendapatkan perawatan medis. Hall pun dinyatakan menang TKO atas Weidman.

"Saya tidak punya kata-kata selain menghormati Weidman, dia salah satu yang terbaik di kelas ini. Dia orang pertama yang mengalahkan saya di MMA," ujar Hall usai pertarungan. "Dia orang pertama yang mengalahkan Anderson Silva di UFC, saya yang terakhir. Saya ingin memberi petarungan bagus, saya berhadap dia tidak apa-apa, dia berdoa dia lepas pulih. Saya juga berdoa untuk keluarganya," sambung petarung asal Jamaika tersebut.

Weidman mengangkat tangan ketika ditandu tim medis keluar arena untuk dibawa ke rumah sakit. Weidman merupakan mantan juara dunia kelas menengah UFC setelah mengalahkan Anderson Silva pada UFC 162. (ufc/cnn/int)