Cegah Penyebaran Virus Corona, 2.384 Unmul akan Laksanakan Kuliah Kerja Nyata dengan Luring dan Daring 

SAMARINDA - Sebanyak 2.384 mahasiswa Universitas Mulawarman akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 482 Desa/Kelurahan pada 21 Juni 2021 mendatang. 

KKN dilaksanakan dengan kombinasi luring dan daring untuk menghindari penyebaran virus corona atau COVID-19. 

Ketua Panitia KKN Unmul, Kiswanto, Ph.D dalam Rapat Koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unmul dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim menjelaskan KKN tahun ini dilaksanakan luring bagi mahasiswa yang domisilinya sama dengan lokasi KKN. 

"Kalau lokasi KKN berjauhan dengan domisili mahasiswa maka kita lakukan secara daring. Atau kombinasi luring dan daring, artinya dalam suatu kelompok mahasiswa melaksanakan luring membantu mahasiswa yang daring," ujarnya. 

Rakor LPPM Unmul dan DPMPD Kaltim dihadiri Wakil Rektor Unmul Bidang Akademik Mustofa Agung Sardjono dan Kepala DPMD Kaltim Sirajuddin. Hadir pula, Wakil Rektor Unmul Bidang Perencanaan dan Kerjasama Bohari Yusuf dan Kepala DPMPD Kaltara secara daring. 

Kiswanto menjelaskan mahasiswa KKN Unmul tahun 2021 dikonsentrasikan di Kaltim dan Kaltara. Sesuai domisilinya dan bukan daerah asalnya tercantum di KTP. 

"Saat ini mereka (mahasiswa asal luar daerah Kaltim dan Kaltara) posisinya di Samarinda nge kos. Posisi ada 2.300 mahasiswa di Kaltim dan 75 di Kaltara selebihnya di 13 provinsi lainnya," ujar Kiswanto. 

KKN Unmul tahun ini bertema "Desa Tangguh" diharapkan luaran lebih banyak yang dihasilkan dengan melibatkan 62 dosen pembimbing. 

Tahun sebelumnya, luaran KKN Unmul menghasilkan beberapa artikel terpublikasikan di jurnal terakreditasi dan ada 7 artikel book chapter buku nasional bergabung dengan KKN relawan COVID-19 nasional. 

"Kemudian, ada aplikasi jalan kita jaga lansia kita. Dari teman-teman Balikpapan. Dicatatkan sebagai ciptaan. Kita juga menghasilkan 2 buku KKN dengan 12 artikel," kata Kiswanto. 

Sementara itu, Kepala DPMPD Kaltim HM Syirajudin menjelaskan mahasiswa KKN Unmul nantinya diharapkan bisa sinergi dengan aparatur desa termasuk berbagi pengetahuan dengan pelaku BUMDes untuk meningkatkan pendapatan desa. 

"Saat kegiatan pendampingan (KKN) di lapangan terkait dengan rencana pembangunan aparat desa, ada lembaga kemasyarakatan desa, ada teman-teman Karang taruna. Harapannya dengan KKN ini bisa bersinergi dan bermanfaat batin masyarakat desa," ujar Syirajudin. 

Syirajudin menegaskan DPMPD Provinsi Kaltim akan berperan dan akan turut ke lapangan mendukung mahasiswa KKN dan LPPM Unmul. 

Terpisah, Wakil Rektor Mustofa menjelaskan KKN merupakan salah satu program MB-KM dari 8 kegiatan pembelajaran. MB-KM sekaligus menjadi bagian dari indikator utama penilaian kinerja perguruan tinggi. 

"KKN sangat mempunyai nilai-nilai luhur tidak hanya untuk mahasiswa tapi juga masyarakat. Kehadirannya sangat bermanfaat bagi masyarakat dan harus sesuai kebutuhan di desa," ujar Mustofa. 

Dijelaskan Mustofa, KKN merupakan ajang pelatihan bagi mahasiswa menghadapi dunia nyata tidak sebagaimana mudah dunia teori di kampus. Dan melatih suatu masalah yang tidak bisa dipecahkan satu bidang keilmuan saja. Tetapi harus dipecahkan lintas bidang keahlian. (myn)